AgniveHub
Lapisbumi — papan partisi & panel atap dari sachet daur ulang — photo 1 AI-generated illustration
Materials & Environment Blended from 3 cycles 100% research complete

Lapisbumi — papan partisi & panel atap dari sachet daur ulang

Papan Partisi dan Panel Atap dari Daur Ulang Sachet Plastik Multilayer

Funding ask

Rp9 M

Rp9.000.000.000

NPV

Rp1,38 M

@ 12%

IRR

16%

5-year projection

Payback

Year 4

cumulative cash

TRL
6/9
CRL
3/5
NYSERDA
T6·C8
Score
—

Team is open to

Pendanaan ekuitas / convertible note Pembiayaan mesin (leasing atau pinjaman investasi) Kemitraan produsen (skema EPR) Pilot pemasangan dengan pengembang
L

Tim Lapisbumi

Unit Riset & Inovasi · Institusi Demo

Published 1 Okt 2026

Overview

The problem

Sachet plastik multilayer — kemasan kopi, sampo, dan bumbu mi instan — hampir tidak pernah didaur ulang: lapisan plastik dan aluminiumnya menyatu, nilai jualnya di pengepul hanya Rp800–1.500 per kg, dan sebagian besar berakhir di TPA atau dibakar. UU No. 18 Tahun 2008 (Pasal 15) mewajibkan produsen mengelola kemasan yang sulit terurai, dan Permen LHK No. P.75/2019 menuntut produsen mengurangi sampah 30% sampai 2029, tetapi jalur yang bisa dibuktikan masih sedikit. Di sisi lain, rumah subsidi dan kios membutuhkan papan partisi, plafon, dan atap yang murah, tahan air, dan tahan rayap: GRC mudah retak, gypsum membengkak kena air, dan kayu lapis mahal serta dimakan rayap.

What it does better

Papan dan panel atap dari sachet multilayer pasca-konsumsi (±88%) ditambah penghambat api dan penstabil UV, dipres panas tanpa lem. Daya serap air 0,8% (24 jam), tidak diserang rayap dalam uji 12 minggu, kuat lentur 14,8 MPa, harga ±15% di bawah GRC dan ±40% di bawah kayu lapis. Sachet dikumpulkan lewat bank sampah, sehingga limbah menjadi penghasilan bagi bank sampah dan menjadi bukti pengelolaan kemasan bagi produsen.

Who buys it

Pengembang dan kontraktor perumahan subsidi (rumah tapak tipe 30/60) di Bekasi, Karawang, Bogor, Tangerang, dan Serang, ditambah produsen barang konsumen berkemasan sachet (FMCG) sebagai pembayar jasa pengolahan sachet lewat skema tanggung jawab produsen diperluas (EPR).

Business summary

Lapisbumi mengubah sachet plastik multilayer dari bank sampah menjadi papan partisi, plafon, dan panel atap yang tahan air dan rayap, lebih murah dari GRC dan kayu lapis, untuk rumah subsidi dan kios. Bisnis vertikal: tim memegang rantai dari penjemputan sachet sampai pemasangan di rumah contoh. Produk sudah teruji di pilot dan terpasang di 2 rumah contoh dan 3 warung; belum produksi komersial. Kelemahan yang diakui: baru lolos uji bakar kelas HB, bau di ruang tertutup masih di atas target, dan biaya pencucian sachet tinggi. Dana Rp9 miliar membangun pabrik skala kecil 120.000 lembar-ekuivalen per tahun.

How it makes money

Penjualan papan per lembar ke pengembang rumah subsidi lewat kontrak per proyek (P-9 Rp128.000–140.000, P-12 Rp180.000, R-3 Rp70.000), distributor bahan bangunan regional (margin 12%), dan biaya jasa pengolahan sachet dari produsen berdasarkan Permen LHK P.75/2019 (±Rp2.500 per kg, dengan kontrak multi-tahun setelah pilot 6 bulan).

Winnable market (SOM)

Rp16,02 M

per year, team's own assumptions

Approved evidence

34

11 from the team's own fieldwork

Orders delivered

4

6 orders recorded

Evidence & research cycles

Satu siklus = riset diulang dengan satu perubahan. Hasil akhir listing ini dipilih tim dari siklus yang sudah selesai.

  1. Cycle 1

    In final result

    6 Jul 2026 – 31 Jul 2026 · 14 approved claims

    First cycle — the baseline.

  2. Cycle 2

    In final result

    3 Agu 2026 – 28 Agu 2026 · 11 approved claims

    Target pasar diganti dari toko bangunan eceran ke pengembang dan kontraktor perumahan subsidi di Bekasi, Karawang, Bogor, Tangerang, dan Serang.

  3. Cycle 3

    In final result

    1 Sep 2026 – 26 Sep 2026 · 9 approved claims

    Skema EPR ditambahkan: produsen barang konsumen (FMCG) menjadi pembayar jasa pengolahan sachet berdasarkan Permen LHK P.75/2019, sehingga sachet berubah dari biaya bahan baku menjadi sumber pendapatan.

Diperkuat oleh lebih dari satu siklus: Technology, Market, Competitor, Customer, Regulation

Key findings

  • Verified dataCycle 1

    Papan tahan air dan rayap, tetapi baru kelas bakar HB dan masih berbau

    Daya serap air 24 jam 0,8%, tidak diserang rayap dalam 12 minggu, kuat lentur 14,8 MPa, dan 40 hari terpasang di 3 warung dan 1 rumah contoh tanpa delaminasi. Kelemahannya: baru lolos uji bakar kelas HB (belum untuk plafon bangunan umum) dan emisi TVOC 0,71 mg/m³ masih di atas target 0,5 sehingga bau tercium di ruang tertutup.

  • Verified dataCycle 2 + 3

    Sachet murah dibeli, tetapi pencucian dan pengumpulan menentukan margin

    Sachet bersih dibeli Rp800–1.500 per kg dan banyak pengepul menolaknya; 9 dari 12 bank sampah mau menyetor kembali bila harga minimal Rp1.500 per kg dan dijemput. Pencucian memakan Rp500–800 per kg dengan kehilangan bahan ±18%. Tanpa pembayaran dari produsen, margin papan tipis.

  • Verified dataCycle 3

    Alternatif pengolahan sachet murah, tetapi tanpa produk akhir yang bisa dilacak

    Pembakaran bersama di pabrik semen menerima sachet Rp300–600 per kg tetapi tidak dihitung sebagai daur ulang oleh sebagian auditor; pirolisis skala kecil Rp1.500–2.200 per kg terkendala izin. Papan terpasang memberi produsen bukti yang bisa difoto dan ditimbang.

  • Verified dataCycle 1 + 3

    Produsen sachet wajib mengurangi sampah dan mau membayar bila bisa diaudit

    UU 18/2008 Pasal 15 dan Permen LHK P.75/2019 menuntut produsen mengelola kemasan sulit terurai dan mengurangi sampah 30% sampai 2029. 3 dari 4 produsen yang diwawancarai bersedia membayar Rp2.000–3.500 per kg untuk pengolahan sachet bersertifikat penimbangan; satu produsen sudah memberi surat minat 400 ton per tahun setelah pilot 6 bulan.

  • Verified dataCycle 1 + 2

    Pasar rumah subsidi besar, tetapi gerbangnya adalah uji bakar pihak ketiga

    Kuota ±220.000 unit rumah subsidi per tahun dengan bahan sekitar 55% biaya bangunan. Peraturan tidak mewajibkan uji bakar untuk plafon rumah tapak, tetapi bank dan pengembang besar memintanya; tanpa sertifikat uji pihak ketiga, pesanan hanya berstatus bersyarat.

  • Verified dataCycle 2

    Pesaing di rumah subsidi: GRC retak, gypsum membengkak, atap logam bising

    GRC grosir Rp135.000–160.000 retak di sambungan kamar mandi, gypsum Rp72.000–90.000 tidak tahan area basah, spandek berkarat dan bising, sedangkan papan daur ulang karton minuman terbatas pasokannya. Papan sachet mengisi celah tahan air dan rayap di harga di bawah GRC.

  • Verified dataCycle 2

    Pengembang rumah subsidi menerima harga di bawah GRC bila ada uji lab

    24 pengembang yang disurvei menerima Rp118.000–135.000 per lembar partisi/plafon 9 mm, dengan syarat uji bakar dan rayap pihak ketiga serta garansi 5 tahun. Kebutuhan median 14 lembar partisi/plafon dan 8 panel atap per unit rumah; 4 dari 6 pengembang yang diwawancarai mau membeli dan menyebut volumenya.

  • Verified dataCycle 1

    Harga papan sachet bisa di bawah GRC dan kayu lapis, jauh di atas gypsum

    GRC 9 mm Rp150.000–185.000 dan kayu lapis Rp210.000–260.000 membuat papan sachet di Rp135.000–140.000 per lembar bersaing, sedangkan gypsum Rp75.000–95.000 tidak tahan lembap dan WPC Rp380.000–520.000 terlalu mahal. Ruang harga ada, tetapi hanya bila pembeli percaya pada mutu.

  • Verified dataCycle 1

    Toko bangunan tertarik pada harga, tetapi ragu pada merek baru

    Toko bangunan mau membeli di Rp95.000–110.000 per lembar (20% di bawah GRC), tetapi 70% mengatakan pelanggan menanyakan SNI atau merek yang dikenal dan hanya 18% mau menyetok merek baru tanpa jaminan retur. Uji jual 6 minggu menjual 19 dari 54 lembar (35%); kebutuhan median hanya ±30 lembar per bulan per toko.

ClaimCategorySourceCycle
Pencucian sachet bersisa makanan memakan Rp500–800 per kg (air, deterjen, listrik) dan kehilangan bahan ±18%.TechnologyData contoh (fiktif) — uji pencucian lini pilotDemo data3
Bank sampah mau menyetor sachet bila harganya ≥ Rp1.500 per kg dan ada penjemputan rutin.MarketData contoh (fiktif) — wawancara pengelola bank sampahDemo data3
Pirolisis skala kecil menawarkan Rp1.500–2.200 per kg, tetapi beberapa terkendala izin dan emisi.CompetitorData contoh (fiktif) — liputan pengolah plastik skala kecilDemo data3
Pembakaran bersama di pabrik semen menerima sachet seharga Rp300–600 per kg, tetapi tidak dihitung sebagai daur ulang oleh sebagian auditor.CompetitorData contoh (fiktif) — penawaran pengolah sampah industriDemo data3
3 dari 4 produsen bersedia membayar Rp2.000–3.500 per kg untuk pengolahan sachet yang bisa diaudit dengan sertifikat penimbangan.CustomerData contoh (fiktif) — wawancara 4 produsen barang konsumenDemo data3
Pak Anggoro (Manajer EHS, PT Kopi Mantap Sachet (fiktif)): Pembakaran bersama di pabrik semen murah, tapi auditor kami bilang itu bukan daur ulang. Produk akhir yang bisa difoto lebih mudah dilaporkan.Customerwawancara — Pak AnggoroUser interview3
Bu Clarissa (Kepala Keberlanjutan, PT Sumber Rasa Konsumindo (fiktif)): Peta jalan P.75/2019 kami tinggal tiga tahun dari target 2029. Yang kami butuhkan bukan cerita, tapi timbangan dan sertifikat yang bisa diaudit.Customerwawancara — Bu ClarissaUser interview3
Satu produsen barang konsumen berukuran menengah melepas 3.000–6.000 ton kemasan sachet per tahun.MarketData contoh (fiktif) — perkiraan tim dari data penjualanDemo data3
Permen LHK No. P.75/2019 mewajibkan produsen manufaktur, ritel, dan jasa makanan menyusun peta jalan pengurangan sampah 30% sampai 2029.RegulationData contoh (fiktif) — ringkasan regulasi nasionalDemo data3
Pengembang menerima Rp118.000–135.000 per lembar partisi/plafon 9 mm dengan syarat uji lab bakar dan rayap serta garansi 5 tahun.CustomerData contoh (fiktif) — survei 24 pengembang rumah subsidiDemo data2
Sachet multilayer bersih dibeli bank sampah dan pengepul Rp800–1.500 per kg; banyak pengepul menolak karena nilai jual rendah.MarketData contoh (fiktif) — pantauan harga pengepulDemo data2
Rumah tapak umumnya tidak diwajibkan uji penjalaran api untuk plafon, tetapi bank dan pengembang meminta hasil uji pihak ketiga.RegulationData contoh (fiktif) — ringkasan regulasi bangunan gedungDemo data2
Papan dari daur ulang kemasan karton minuman sudah ada, tetapi pasokan terbatas dan harga Rp150.000–200.000 per lembar.CompetitorData contoh (fiktif) — liputan produk daur ulang kemasanDemo data2
Bu Retno (Manajer proyek pengembang perumahan, Karawang (fiktif)): Harga harus di bawah GRC dan ada garansi 5 tahun tertulis. Bahan baru juga harus disetujui bank pemberi KPR.Customerwawancara — Bu RetnoUser interview2
Atap spandek Rp55.000–70.000 per m² bising dan berkarat di pesisir; fiber semen gelombang Rp75.000–95.000 per lembar.CompetitorData contoh (fiktif) — pantauan harga atapDemo data2
Gypsum 9 mm Rp72.000–90.000 per lembar murah, tetapi membengkak di area basah dan dihindari untuk kamar mandi dan dapur.CompetitorData contoh (fiktif) — pantauan harga marketplaceDemo data2
GRC 9 mm grosir untuk pengembang Rp135.000–160.000 per lembar; sambungan sering retak pada kamar mandi.CompetitorData contoh (fiktif) — pantauan harga grosir bahan bangunanDemo data2
Pak Hendra (Direktur PT Griya Nusa Mandiri, Kabupaten Bekasi (fiktif)): Plafon dan partisi kamar mandi paling sering diklaim pembeli: bengkak dan dimakan rayap. Kalau papan ini lolos uji bakar pihak ketiga, saya pasang di seluruh prCustomeruji-lapangan — Pak HendraUser interview2
Bahan bangunan sekitar 55% biaya rumah subsidi tipe 30/60, sehingga pengembang menekan harga bahan.MarketData contoh (fiktif) — ringkasan biaya rumah subsidiDemo data2
Kuota rumah subsidi sekitar 220.000 unit per tahun, dengan target pemerintah membangun jutaan rumah.MarketData contoh (fiktif) — ringkasan data perumahanDemo data2
Uji jual 6 minggu: 54 lembar dikirim ke dua toko, 19 lembar terjual (35%).CustomerData contoh (fiktif) — uji jual tim di dua toko bangunanDemo data1
Papan kayu-plastik (WPC) Rp380.000–520.000 per lembar, dua sampai tiga kali lipat papan sachet.CompetitorData contoh (fiktif) — pantauan produk marketplaceDemo data1
Mas Dedi (Kontraktor renovasi warung dan kios, Bekasi (fiktif)): Untuk partisi kamar mandi dan plafon dapur warung saya butuh yang tidak bengkak kena air. Asal ada yang jual di dekat sini, saya beli.Customerwawancara — Mas DediUser interview1
Kebutuhan papan partisi/plafon median hanya ±30 lembar per bulan per toko.MarketData contoh (fiktif) — wawancara pengelola toko bangunanDemo data1

Market size

Dihitung dari empat asumsi tim sendiri; asumsi yang belum bersandar pada bukti ditandai.

TAM · Total marketRp572 M
SAM · ReachableRp200,2 M
SOM · WinnableRp16,02 M
  • Jumlah calon pembeliKuota rumah tapak bersubsidi per tahun (perkiraan dari data perumahan).220.000Backed by evidence
  • Harga per pembelian±14 lembar partisi/plafon dan 8 panel atap per unit × harga rata-rata ±Rp118.000 per lembar.Rp3 jtBacked by evidence
  • Porsi yang bisa dijangkauUnit rumah di Bekasi, Karawang, Bogor, Tangerang, dan Serang yang bisa dilayani dari Cileungsi dalam radius 150 km.35%Backed by evidence
  • Porsi yang realistis direbutGRC lebih mahal dan sering retak, tetapi bahan baru butuh persetujuan bank dan sertifikat uji.8%Backed by evidence

Financial plan

Modal awal Rp9 M, biaya operasional Rp2,69 M per tahun, proyeksi 5 tahun.

Startup capital

Rp9 M

NPV

Rp1,38 M

discount rate 12%

IRR

16%

Payback

Year 4

Use of funds

  • Lini pencacah, pencuci, dan pengering sachet (600 kg/jam)Rp1,85 M
  • Lini ekstruder dan 2 hot-press 800 ton + pendinginRp2,45 M
  • Cetakan papan datar dan panel atap gelombangRp350 jt
  • Sistem penanganan bau & asap (scrubber, karbon aktif) + IPAL cuciRp450 jt
  • Sewa 5 tahun & renovasi pabrik (Cileungsi)Rp900 jt
  • Jaringan pengumpulan sachet (armada, timbangan, 120 bank sampah)Rp600 jt
  • Uji laboratorium pihak ketiga & sertifikasiRp380 jt
  • Modal kerja bahan baku & upah 6 bulanRp1,4 M
  • Pemasaran & pilot pengembangRp420 jt
  • Cadangan operasionalRp200 jt

Revenue vs cost projection

Revenue Cost
Rp0Rp4,43 MRp8,86 MRp13,29 MRp17,72 MYear 1 revenue: Rp2,12 MYear 1 cost: Rp2,69 MY1Year 2 revenue: Rp5,69 MYear 2 cost: Rp4,45 MY2Year 3 revenue: Rp9,98 MYear 3 cost: Rp6,44 MY3Year 4 revenue: Rp13,66 MYear 4 cost: Rp8,21 MY4Year 5 revenue: Rp16,41 MYear 5 cost: Rp9,49 MY5
YearUnitsRevenueCostNet
Y118.000Rp2,12 MRp2,69 M−Rp576 jt
Y242.000Rp5,69 MRp4,45 MRp1,24 M
Y370.000Rp9,98 MRp6,44 MRp3,53 M
Y495.000Rp13,66 MRp8,21 MRp5,46 M
Y5112.000Rp16,41 MRp9,49 MRp6,92 M

Yearly operating costs

  • Bahan baku sachet dari bank sampah dan pengumpulRp590 jt
  • Pencucian (air, deterjen alkali, listrik, IPAL)Rp221 jt
  • Listrik & pemanas press dan ekstruderRp108 jt
  • Aditif penghambat api, pengompatibel, dan penstabil UVRp99 jt
  • Kemasan & logistikRp72 jt
  • Gaji 22 orang (produksi 14, pengumpulan 4, mutu 2, admin 1, penjualan 1)Rp1,32 M
  • PemasaranRp120 jt
  • Perawatan mesin & cetakanRp90 jt
  • Biaya lain (asuransi, legal, uji ulang rutin)Rp75 jt

Pitch deck

Dirakit Agnive Insight dari data proyek — setiap slide menyebut apa yang mendasarinya.

Problem1 / 13

Sachet plastik multilayer — kemasan kopi, sampo, dan bumbu mi instan — hampir tidak pernah didaur ulang: lapisan plastik dan aluminiumnya menyatu, nilai jualnya di pengepul hanya Rp800–1.500 per kg, dan sebagian besar berakhir di TPA atau dibakar. UU No. 18 Tahun 2008 (Pasal 15) mewajibkan produsen mengelola kemasan yang sulit terurai, dan Permen LHK No. P.75/2019 menuntut produsen mengurangi sampah 30% sampai 2029, tetapi jalur yang bisa dibuktikan masih sedikit. Di sisi lain, rumah subsidi dan kios membutuhkan papan partisi, plafon, dan atap yang murah, tahan air, dan tahan rayap: GRC mudah retak, gypsum membengkak kena air, dan kayu lapis mahal serta dimakan rayap.

  • Sekitar 38.000 toko bangunan eceran di Jabodetabek, Jawa Barat, dan Banten.
  • Kebutuhan papan partisi/plafon median hanya ±30 lembar per bulan per toko.
  • Kuota rumah subsidi sekitar 220.000 unit per tahun, dengan target pemerintah membangun jutaan rumah.

Lapisbumi — papan partisi & panel atap dari sachet daur ulang

Backed by evidence

Product & proof

Measured specifications

Ukuran papan pilot
1.220 × 1.220 mm (target pabrik 1.220 × 2.440 mm)
Tebal papan P-9 / P-12
9,0 mm / 12,0 mm (toleransi ±0,4 mm)
Kerapatan
0,92 g/cm³
Kuat lentur (MOR)
14,8 MPa (syarat tim ≥ 10 MPa)
Modulus elastisitas (MOE)
1.280 MPa
Daya serap air 24 jam
0,8% (syarat tim ≤ 2%)
Pengembangan tebal 24 jam
0,5%
Kuat cabut sekrup
1.050 N (sekrup 4 × 30 mm)
Laju bakar horizontal (UL 94 HB)
24 mm/menit (batas ≤ 40); baru kelas HB
Ketahanan rayap 12 minggu
Tingkat serangan 0 (skala 0–4)
Berat papan P-9 (1.220 × 2.440 mm)
±24,6 kg
Komposisi
±88% sachet multilayer, 8% penghambat api Mg(OH)₂, 4% pengompatibel dan penstabil UV
Kapasitas lini pilot
±16 papan per hari (±8 lembar-ekuivalen)

Tests passed

  • Uji kuat lentur dan kerapatan papan 9 mm

    Kuat lentur (MOR) rata-rata 14,8 MPa dan modulus elastisitas 1.280 MPa; kerapatan 0,92 g/cm³; kuat cabut sekrup 1.050 N. Di atas syarat tim (MOR ≥ 10 MPa) untuk partisi non-struktural.

  • Uji daya serap air dan pengembangan tebal

    Daya serap air 24 jam 0,8% dan pengembangan tebal 0,5% (syarat tim ≤ 2%). Tidak ada perubahan bentuk setelah dikeringkan.

  • Uji bakar horizontal formula B (penghambat api 8%)

    Laju bakar 24 mm/menit dan 3 dari 5 benda uji padam sendiri. Baru memenuhi kelas HB — belum memenuhi syarat plafon bangunan umum, sehingga dipasarkan untuk hunian tapak dan kios.

  • Uji ketahanan rayap 12 minggu

    Tingkat serangan 0 pada semua benda uji lapisbumi (skala 0–4); kontrol kayu karet tingkat serangan 3.

  • Uji cuaca dipercepat 1.000 jam (panel atap R-3)

    Kuat lentur turun 17% dan warna memudar sedikit (ΔE 4,8). Masih di atas syarat tim; uji lapangan 12 bulan untuk atap disiapkan.

  • Uji penerimaan pengguna (UAT) 3 warung/kios dan 1 rumah contohWith real users

    Tidak ada delaminasi atau pengembangan, tidak ada tanda serangan rayap, 1 keluhan bau ringan pada minggu pertama (ruang tertutup). Penilaian rata-rata 4,1 dari 5; pengembang meminta sertifikat uji bakar pihak ketiga.

Permits & certification

  • NIB (OSS RBA)Done
  • Persetujuan teknis air limbah pencucianIn progress
  • Sertifikat uji pihak ketiga (bakar, rayap, cuaca)In progress
  • Izin operasional pabrik berbasis risikoIn progress
  • Pendaftaran merek Lapisbumi (DJKI)In progress
  • Sertifikat TKDNNot started
  • Uji penjalaran api untuk plafon (ASTM E84 atau setara)Not started
  • SNI khusus papan plastik daur ulangNot needed

Partners

  • Koperasi Warung Sejahtera Cibitung (fiktif)

    Koperasi pedagang warung dan kios, Cibitung, Bekasi (fiktif) · user · engaged

  • Laboratorium Teknologi Polimer & Bahan Bangunan Nusantara (fiktif)

    Laboratorium penguji bahan (fiktif) · research · engaged

  • Bank Sampah Induk Bogor Raya (fiktif)

    Jaringan 40 unit bank sampah, Kabupaten Bogor (fiktif) · supplier · committed

  • PT Griya Nusa Mandiri (fiktif)

    Pengembang rumah subsidi, Kabupaten Bekasi (fiktif) · user · committed

  • CV Bangun Karya Distribusi (fiktif)

    Distributor bahan bangunan, Karawang (fiktif) · industry · engaged

  • Koperasi Pemulung Mitra Bersih (fiktif)

    Koperasi pemulung dan pengepul, Bekasi (fiktif) · supplier · engaged

  • PT Sumber Rasa Konsumindo (fiktif)

    Produsen mi instan dan bumbu, Jakarta (fiktif) · industry · engaged

  • PT Kopi Mantap Sachet (fiktif)

    Produsen kopi sachet, Surabaya (fiktif) · industry · approached

  • PT Aditif Nusantara (fiktif)

    Pemasok aditif penghambat api dan penstabil UV, Cikarang (fiktif) · supplier · engaged

  • Pengepul Sachet Karya Lestari (fiktif)

    Pengepul sachet, Tangerang (fiktif) · supplier · approached

Team

B

Budi Santoso

Team lead · Technical

W

Wahyu Nugraha (contoh)

Operations

M

Maya Kusumawati (contoh)

Business

F

Fajar Ramadhan (contoh)

Sales

Didampingi program Program Demo 2026 · Institusi Demo.

Roadmap & risks

Research · Pilot pemasangan di 2 rumah contoh dan 3 warung/kios
Regulation · Sertifikat uji pihak ketiga (bakar, rayap, cuaca)
Product · Uji ulang emisi TVOC dan modifikasi ekstruder
Product · Pembelian dan instalasi ekstruder + 2 hot-press 800 ton
Business · Jaringan 120 bank sampah dan armada penjemputan
Business · Kontrak EPR dengan 2 produsen sachet
Business · Kontrak pasok dengan 5 pengembang rumah subsidi
Regulation · Sertifikat TKDN dan pendaftaran merek
Research · Uji lapangan panel atap 12 bulan
Product · Kapasitas penuh 120.000 lembar-ekuivalen per tahun
Month 1Month 12Month 24
  • Pendapatan EPR belum mengikat dan tidak punya tarif baku

    Severity 20/25

    Mitigation: Pilot pelacakan 6 bulan, kontrak multi-tahun dengan minimal 2 produsen, dan rencana yang tetap berjalan dengan EPR di bawah 50% volume; tanpa EPR NPV negatif.

  • Bau plastik dan emisi TVOC di atas target (0,71 vs 0,5 mg/m³)

    Severity 16/25

    Mitigation: Pembuangan gas vakum di ekstruder, scrubber karbon aktif, uji ulang TVOC Oktober 2026; tidak dijual untuk ruang tertutup tanpa ventilasi sebelum lolos.

  • Papan dinilai mudah terbakar — baru kelas bakar HB

    Severity 15/25

    Mitigation: Penghambat api 8% dan hanya dipasarkan untuk hunian tapak dan kios; uji penjalaran api pihak ketiga sebelum plafon bangunan umum.

  • Lompatan skala dari papan pilot 1.220 × 1.220 mm ke papan penuh 1.220 × 2.440 mm

    Severity 12/25

    Mitigation: Uji pabrik pemasok mesin sebelum pengiriman, commissioning tiga bulan, dan produksi bertahap dari 30% kapasitas.

  • Sisa makanan dan kontaminan pada sachet menurunkan mutu dan menambah biaya cuci

    Severity 12/25

    Mitigation: Sortir ketat di bank sampah, tolak batch dengan kontaminasi > 10%, cuci alkali dua tahap, dan insentif harga untuk sachet bersih.

  • Pasokan sachet berfluktuasi atau ditahan pengepul

    Severity 12/25

    Mitigation: Jaringan 120 bank sampah, harga minimal Rp1.600 per kg, stok penyangga 6 minggu, dan pemasok cadangan.

  • Panel atap melunak pada suhu tinggi di bawah sinar matahari

    Severity 9/25

    Mitigation: Bentang gording ≤ 600 mm, warna terang, dan uji lapangan 12 bulan sebelum dijual massal.

  • Piutang pengembang 45–60 hari dan arus kas tahun pertama negatif

    Severity 9/25

    Mitigation: Uang muka 30%, modal kerja Rp1,4 miliar, dan cadangan Rp200 juta.

Supporting documents

Dokumen yang dipilih tim untuk dibagikan di Hub.

Interested in Lapisbumi?

Tim Lapisbumi membuka diri untuk pendanaan ekuitas / convertible note, pembiayaan mesin (leasing atau pinjaman investasi), kemitraan produsen (skema epr).

More listings

PosyanduScan — alat ukur balita otomatisHealthTRL 7 · CRL 2/52 cycles blended

PosyanduScan — alat ukur balita otomatis

Tim PosyanduScan · Institusi Demo

Funding ask

Rp2,4 M

Pendanaan ekuitas / convertible notePilot pengadaan dengan dinas kesehatan
32 bukti disetujui1 Okt 2026