AgniveHub
KasirAI — pembaca nota & pembukuan otomatis untuk UMKM — photo 1 AI-generated illustration
Digital Technology 100% research complete

KasirAI — pembaca nota & pembukuan otomatis untuk UMKM

Pembukuan Otomatis UMKM dari Foto Nota dan Pesan WhatsApp

Funding ask

Rp180 jt

Rp180.000.000

NPV

Rp2,2 M

@ 12%

IRR

133%

5-year projection

Payback

Year 2

cumulative cash

TRL
8/9
CRL
4/5
NYSERDA
T8·C7
Score
—

Team is open to

Pendanaan ekuitas / convertible note Integrasi API dengan bank, koperasi, dan marketplace Distribusi lewat komunitas dan asosiasi UMKM Mentoring keamanan data dan kepatuhan
K

Tim KasirAI

Unit Riset & Inovasi · Institusi Demo

Published 1 Okt 2026

Overview

The problem

Jutaan UMKM — warung, bengkel, klinik kecil, toko online — masih mencatat transaksi di buku tulis, tumpukan nota, atau riwayat chat WhatsApp. Merapikannya menyita rata-rata 7,5 jam per bulan, sering salah, dan hasilnya tidak siap dipakai: pemilik tidak tahu laba bersihnya, tidak yakin cara menghitung PPh final 0,5%, dan tidak punya catatan usaha yang bisa ditunjukkan ke bank atau koperasi saat mengajukan pembiayaan. Aplikasi buku kas yang ada mengharuskan semua transaksi diketik satu per satu; perangkat lunak akuntansi terlalu mahal dan rumit; jasa pembukuan baru selesai 5–10 hari setelah bulan berakhir.

What it does better

Cukup foto nota, struk, atau bukti transfer — atau teruskan pesan pesanan lewat WhatsApp — dan KasirAI mencatatnya rapi dalam hitungan detik. Akurasi nilai total 96,25% pada 1.200 nota nyata (termasuk tulisan tangan), kategori terisi otomatis, laporan laba rugi sederhana dan rekap PPh final 0,5% tersedia setiap bulan. Data dienkripsi, lolos uji penetrasi independen, dan dirancang sesuai UU Pelindungan Data Pribadi. Satu mesin yang sama melayani semua jenis usaha, dan bisa dipasang ke aplikasi bank, koperasi, atau marketplace lewat API.

Who buys it

UMKM beromzet di atas Rp10 juta per bulan yang memakai ponsel pintar dan menerima pembayaran digital — warung dan toko kelontong, bengkel dan usaha jasa, klinik kecil dan apotek, serta penjual toko online — dengan langganan Rp49.000–149.000 per bulan; ditambah mitra institusi (bank, koperasi, marketplace) yang membayar per dokumen lewat API.

Business summary

KasirAI membaca foto nota, struk, bukti transfer, dan pesan WhatsApp lalu mengubahnya menjadi buku kas, laporan laba rugi sederhana, dan rekap PPh final 0,5% — untuk UMKM dari jenis usaha apa pun, tanpa membangun produk baru per sektor. Akurasi 96,25% pada 1.200 nota nyata, lolos uji penetrasi independen, dan sudah melayani 640 UMKM berbayar; dua komitmen API (koperasi dan BPR) dan dua paket kolektif tahunan sudah diterima secara tertulis. Pendapatan datang dari langganan bulanan UMKM dan dari lembaga keuangan yang membayar per dokumen untuk data usaha yang rapi.

How it makes money

Langganan bulanan per UMKM: Mulai Rp49.000, Usaha Rp99.000, Plus Rp149.000 (diskon 10% untuk paket tahunan; pendapatan rata-rata Rp76.000 per bulan). API per dokumen untuk mitra institusi — koperasi, BPR, marketplace — Rp300–350 per dokumen terbaca, turun bertingkat pada volume besar. Margin kotor ±77% pada tahun pertama.

Winnable market (SOM)

Rp5,2 M

per year, team's own assumptions

Approved evidence

28

12 from the team's own fieldwork

Orders delivered

0

4 orders recorded

Evidence & research cycles

Satu siklus = riset diulang dengan satu perubahan. Hasil akhir listing ini dipilih tim dari siklus yang sudah selesai.

  1. Cycle 1

    In final result

    1 Sep 2026 – 29 Sep 2026 · 28 approved claims

    First cycle — the baseline.

Key findings

  • Verified dataCycle 1

    Pembacaan nota 96,25% akurat, aman, dan sudah dipakai 640 UMKM

    Pada 1.200 nota nyata, 1.155 terbaca benar (tulisan tangan 89,2%); uji penetrasi independen tidak menemukan celah kritis atau tinggi; hitungan PPh final cocok pada 120 dari 120 skenario; pilot berbayar 12 pekan memangkas waktu merapikan catatan dari 7,5 jam menjadi 1,2 jam per bulan.

  • Verified dataCycle 1

    Lembaga keuangan mikro dan marketplace mau membayar per dokumen

    7 dari 9 lembaga keuangan mikro dan marketplace yang ditemui kesulitan menilai UMKM tanpa catatan transaksi. Koperasi dan BPR bersedia membayar Rp300–350 per dokumen; dua komitmen API tertulis sudah diterima dan satu marketplace masih menimbang model bagi hasil. Lebih dari 30 juta merchant QRIS menambah bukti transaksi digital yang perlu dirapikan.

  • Verified dataCycle 1

    PPh final 0,5% dan UU PDP menjadi alasan sekaligus syarat

    Wajib pajak UMKM tetap harus mencatat peredaran bruto walau omzet sampai Rp500 juta bebas PPh bagi orang pribadi — itu alasan merapikan catatan. UU PDP dan kewajiban pendaftaran sistem elektronik menjadi syarat: klinik dan bank mitra menanyakan keamanan data lebih dulu sebelum fitur.

  • Verified dataCycle 1

    Alternatif ada di dua ujung: gratis tetapi manual, atau lengkap tetapi mahal dan rumit

    Aplikasi buku kas (gratis–Rp100.000) menuntut ketik manual; kasir cloud (Rp150.000–450.000) dan akuntansi cloud (Rp200.000–700.000) kuat di penjualan atau butuh ilmu akuntansi; jasa pembukuan Rp300.000–1,5 juta baru selesai 5–10 hari setelah bulan berakhir. Pembaca teks generik dan tiga aplikasi pindai nota terkemuka hanya 61–78% benar pada nota campuran, dan tidak membaca pesan WhatsApp.

  • Verified dataCycle 1

    UMKM mau membayar Rp49.000–149.000 per bulan, tidak lebih

    Harga langganan yang dinilai wajar median Rp65.000; 54% bersedia Rp49.000–99.000 dan hanya 11% di atas Rp150.000. Pilot berbayar membuktikan kemauan itu nyata: 640 UMKM berlangganan dan 86% masih aktif di pekan ke-12. Usaha beromzet kecil (di bawah Rp10 juta per bulan) memilih aplikasi gratis.

  • Verified dataCycle 1

    Pembukuan manual menyita waktu dan membuat UMKM tidak siap pajak

    71% UMKM masih mencatat di buku tulis atau chat WhatsApp, menghabiskan rata-rata 7,5 jam per bulan, 63% pernah salah catat, dan 78% tidak yakin cara menghitung PPh final 0,5%. Pemilik warung, bengkel, klinik, dan toko online menggambarkan masalah yang sama, hanya nota dan kebiasaannya yang berbeda.

ClaimCategorySourceCycle
Pak Anton (Kepala Divisi Kredit Mikro, BPR Nusa Harapan (fiktif)): Data usaha yang rapi mempercepat keputusan kredit. Tetapi vendor harus lolos uji tuntas keamanan kami dulu.Customerwawancara — Pak AntonUser interview1
Ibu Ratih (Manajer Pembiayaan, KSP Warga Mandiri (fiktif)): Anggota kami tidak punya catatan usaha. Analis menghabiskan dua hari per pengajuan hanya untuk memilah nota dan bukti transfer.Customerwawancara — Ibu RatihUser interview1
7 dari 9 koperasi, BPR, dan marketplace yang ditemui kesulitan menilai UMKM karena tidak punya catatan transaksi yang rapi.MarketData contoh (fiktif) — wawancara 9 lembaga keuangan mikroDemo data1
Penyelenggara sistem elektronik lingkup privat wajib terdaftar (Permenkominfo No. 5 Tahun 2020).RegulationData contoh (fiktif) — ringkasan aturan penyelenggara sistem elektronikDemo data1
UU No. 27 Tahun 2022 mewajibkan dasar pemrosesan, keamanan, dan pemberitahuan insiden; sanksi administratif sampai 2% pendapatan tahunan.RegulationData contoh (fiktif) — ringkasan UU Pelindungan Data PribadiDemo data1
PP No. 55 Tahun 2022 menetapkan PPh final 0,5% dari peredaran bruto; wajib pajak orang pribadi dengan omzet sampai Rp500 juta per tahun tidak dikenai PPh.RegulationData contoh (fiktif) — ringkasan regulasi perpajakan UMKMDemo data1
Uji banding 100 nota campuran: tiga aplikasi pindai nota terkemuka mencapai 61–78%, KasirAI v2.4 mencapai 96,3%.CompetitorData contoh (fiktif) — uji banding tim terhadap 3 aplikasi pindai notaDemo data1
Dinda (Penjual busana muslim, Jakarta Timur): Pesanan masuk dari DM, WhatsApp, dan tiga marketplace. Saya sering ketinggalan mana yang sudah dibayar.Customerwawancara — DindaUser interview1
Pembaca teks generik cukup baik untuk struk cetak, tetapi akurasinya jatuh pada nota tulisan tangan dan foto miring.CompetitorData contoh (fiktif) — ulasan teknis pembaca dokumen generikDemo data1
dr. Anisa (Pemilik klinik pratama, Depok): Staf admin menghabiskan separuh hari mengetik faktur obat dan alat habis pakai. Saya mau laporan rapi tanpa data pasien ikut bocor.Customerwawancara — dr. AnisaUser interview1
Jasa pembukuan atau akuntan lepas Rp300.000–1.500.000 per bulan, laporan baru jadi 5–10 hari setelah bulan berakhir.CompetitorData contoh (fiktif) — liputan jasa pembukuan UMKMDemo data1
Pilot berbayar 12 pekan: 640 UMKM berlangganan aktif, 86% pelanggan pekan pertama masih aktif di pekan ke-12.CustomerData contoh (fiktif) — data pilot berbayar timDemo data1
Aplikasi kasir cloud Rp150.000–450.000 per bulan per outlet: kuat di penjualan, lemah di nota pembelian dan biaya.CompetitorData contoh (fiktif) — daftar harga penyedia kasir cloudDemo data1
Perangkat lunak akuntansi cloud Rp200.000–700.000 per bulan dan butuh pemahaman akuntansi.CompetitorData contoh (fiktif) — daftar harga perangkat lunak akuntansi cloudDemo data1
Aplikasi buku kas UMKM gratis atau Rp30.000–100.000 per bulan, tetapi setiap transaksi diketik manual.CompetitorData contoh (fiktif) — pantauan toko aplikasi — aplikasi buku kas UMKMDemo data1
82% UMKM lebih suka mengirim foto nota lewat WhatsApp daripada membuka aplikasi baru.CustomerData contoh (fiktif) — survei kanal 500 UMKMDemo data1
Pak Joko (Pemilik bengkel motor, Semarang (anggota Asosiasi Bengkel Motor Kota Semarang, fiktif)): Struk suku cadang dan nota servis menumpuk di laci. Akuntan lepas saya Rp400 ribu sebulan dan baru beres tanggal 20-an.Customerwawancara — Pak JokoUser interview1
71% UMKM masih mencatat di buku tulis, chat WhatsApp, atau ingatan; merapikan nota rata-rata 7,5 jam per bulan.CustomerData contoh (fiktif) — survei kebiasaan pembukuan 500 UMKMDemo data1
Harga langganan yang dinilai wajar median Rp65.000 per bulan; hanya 11% mau membayar di atas Rp150.000.CustomerData contoh (fiktif) — survei kesediaan membayar 500 UMKMDemo data1
Lebih dari 30 juta merchant QRIS, mayoritas UMKM: bukti pembayaran digital makin banyak, tetapi tersebar di banyak aplikasi.MarketData contoh (fiktif) — ringkasan data sistem pembayaranDemo data1
Uji penerimaan pengguna (UAT) — pilot berbayar 640 UMKM: 640 UMKM berlangganan aktif di akhir pilot; ±360.000 dokumen diproses. Waktu merapikan catatan turun dari rata-rata 7,5 jam menjadi 1,2 jam per bulan; 86% pelanTechnologyUji purwarupa — Pilot berbayar 12 pekan (25 Mei–17 Agustus 2026) di Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta; pelanggan membayar harga perkenalan dan memakai di usaha nyataPrototype test1
Uji keamanan data — uji penetrasi independen: 0 temuan kritis dan 0 tinggi; 3 temuan sedang (semua sudah diperbaiki dan lolos uji ulang 12 Agustus 2026) dan 5 temuan rendah; data satu pelanggan tidak bisa dTechnologyUji purwarupa — Uji penetrasi kotak abu 3 minggu oleh lembaga independen, mengacu OWASP ASVS Level 2 dan OWASP API Security Top 10; mencakup web, API, bot WhatsApp, penyimpanan foto, dan pemisahan data antarpelangganPrototype test1
Uji kategorisasi otomatis setelah 30 hari belajar: 21.936 dari 24.000 transaksi (91,4%) sesuai pilihan pemilik tanpa diubah.TechnologyUji purwarupa — 24.000 transaksi dari 90 UMKM pilot; kategori tebakan sistem dibandingkan dengan kategori pilihan pemilik setelah 30 hari belajar dari koreksiPrototype test1
Uji ketepatan hitung PPh final 0,5%: 120 dari 120 skenario sama persis dengan hitungan akuntan; aturan jangka waktu tarif final per bentuk usaha (PP No. 55 Tahun 2022) ikut diverifikasi.TechnologyUji purwarupa — 120 skenario (omzet bulanan dan akumulasi, ambang Rp500 juta wajib pajak orang pribadi, bentuk usaha PT/CV/koperasi) dibandingkan dengan hitungan dua akuntan pajakPrototype test1

Market size

Dihitung dari empat asumsi tim sendiri; asumsi yang belum bersandar pada bukti ditandai.

TAM · Total marketRp8,66 T
SAM · ReachableRp433,2 M
SOM · WinnableRp5,2 M
  • Jumlah calon pembeliPerkiraan tim dari ±65 juta UMKM dan lebih dari 30 juta merchant QRIS.9.500.000Backed by evidence
  • Harga per pembelianPendapatan rata-rata Rp76.000 per bulan × 12 (campuran paket Rp49.000 55%, Rp99.000 35%, Rp149.000 10%).Rp912.000Backed by evidence
  • Porsi yang bisa dijangkauUMKM di kota besar dan menengah yang memakai WhatsApp bisnis atau QRIS dan bisa dijangkau lewat komunitas dan mitra.5%Backed by evidence
  • Porsi yang realistis direbutPilot 640 pelanggan berbayar dan retensi 86% di pekan ke-12; pesaing besar membatasi pangsa yang realistis.1.2%Backed by evidence

Financial plan

Modal awal Rp180 jt, biaya operasional Rp1,12 M per tahun, proyeksi 5 tahun.

Startup capital

Rp180 jt

NPV

Rp2,2 M

discount rate 12%

IRR

133%

Payback

Year 2

Use of funds

  • Pelatihan ulang model & pelabelan data (nota tulisan tangan)Rp45 jt
  • Keamanan & kepatuhan (uji penetrasi tahunan, audit UU PDP, ISO/IEC 27001 tahap awal)Rp30 jt
  • Kapasitas server & klaster cadangan di region kedua (12 bulan prabayar)Rp25 jt
  • Integrasi API untuk 3 mitra institusi pertamaRp20 jt
  • Peluncuran 5 kota & kemitraan komunitas UMKMRp40 jt
  • Modal kerja & cadangan operasionalRp20 jt

Revenue vs cost projection

Revenue Cost
Rp0Rp1,38 MRp2,76 MRp4,14 MRp5,52 MYear 1 revenue: Rp1,06 MYear 1 cost: Rp1,12 MY1Year 2 revenue: Rp2,26 MYear 2 cost: Rp1,85 MY2Year 3 revenue: Rp3,47 MYear 3 cost: Rp2,55 MY3Year 4 revenue: Rp4,41 MYear 4 cost: Rp3,25 MY4Year 5 revenue: Rp5,11 MYear 5 cost: Rp3,85 MY5
YearUnitsRevenueCostNet
Y11.100Rp1,06 MRp1,12 M−Rp57 jt
Y22.200Rp2,26 MRp1,85 MRp406 jt
Y33.200Rp3,47 MRp2,55 MRp918 jt
Y43.900Rp4,41 MRp3,25 MRp1,16 M
Y54.400Rp5,11 MRp3,85 MRp1,26 M

Yearly operating costs

  • Gaji 8 orang (4 pendiri + 4 staf: teknik, data, dukungan, kemitraan)Rp754 jt
  • Cloud, komputasi GPU & penyimpananRp165 jt
  • Biaya pesan WhatsApp resmi & OTPRp36 jt
  • Pelabelan data & tinjauan manusiaRp48 jt
  • Pemasaran & akuisisi UMKMRp60 jt
  • Kantor, legal, akuntan, dan lisensiRp57 jt

Pitch deck

Dirakit Agnive Insight dari data proyek — setiap slide menyebut apa yang mendasarinya.

Problem1 / 13

Jutaan UMKM — warung, bengkel, klinik kecil, toko online — masih mencatat transaksi di buku tulis, tumpukan nota, atau riwayat chat WhatsApp. Merapikannya menyita rata-rata 7,5 jam per bulan, sering salah, dan hasilnya tidak siap dipakai: pemilik tidak tahu laba bersihnya, tidak yakin cara menghitung PPh final 0,5%, dan tidak punya catatan usaha yang bisa ditunjukkan ke bank atau koperasi saat mengajukan pembiayaan. Aplikasi buku kas yang ada mengharuskan semua transaksi diketik satu per satu; perangkat lunak akuntansi terlalu mahal dan rumit; jasa pembukuan baru selesai 5–10 hari setelah bulan berakhir.

  • Indonesia memiliki sekitar 65 juta UMKM yang menyumbang ±61% produk domestik bruto dan menyerap ±97% tenaga kerja.
  • Lebih dari 30 juta merchant QRIS, mayoritas UMKM: bukti pembayaran digital makin banyak, tetapi tersebar di banyak aplikasi.
  • 7 dari 9 koperasi, BPR, dan marketplace yang ditemui kesulitan menilai UMKM karena tidak punya catatan transaksi yang rapi.

KasirAI — pembaca nota & pembukuan otomatis untuk UMKM

Backed by evidence

Product & proof

Measured specifications

Akurasi nilai total nota (1.200 nota uji tertutup)
96,25% (1.155 dari 1.200 nota benar tanpa koreksi)
Akurasi nota tulisan tangan
89,2% (223 dari 250); target 93% setelah pelatihan ulang
Akurasi struk cetak, faktur pemasok, dan bukti transfer
97,0%–99,3% tergantung jenis nota
Akurasi kategori otomatis (setelah 30 hari belajar)
91,4% (21.936 dari 24.000 transaksi)
Waktu proses per dokumen
median 4,1 detik; persentil 95 sebesar 9,0 detik
Kapasitas klaster saat ini
puncak 25 dokumen per detik (terbukti 2 jam); beban rata-rata ±0,2 juta dokumen per bulan
Ketersediaan layanan 90 hari terakhir
99,7% (target layanan 99,5%)
Keamanan data
AES-256 saat disimpan, TLS 1.3 saat dikirim; foto asli dihapus otomatis setelah 90 hari
Ketepatan hitung PPh final 0,5%
120 dari 120 skenario sama dengan hitungan akuntan pajak
Biaya pemrosesan per dokumen
±Rp40 (cloud, model, penyimpanan)

Tests passed

  • Uji akurasi pembacaan 1.200 nota (6 jenis nota)

    1.155 dari 1.200 nota benar (96,25%). Struk kasir termal 98,5% (400 nota), nota tulisan tangan 89,2% (250), faktur cetak pemasok 97,0% (200), bukti transfer dan dompet digital 99,3% (150), struk EDC/QRIS 99,0% (100), tangkapan layar pesanan WhatsApp 96,0% (100).

  • Uji ketepatan hitung PPh final 0,5%

    120 dari 120 skenario sama persis dengan hitungan akuntan; aturan jangka waktu tarif final per bentuk usaha (PP No. 55 Tahun 2022) ikut diverifikasi.

  • Uji beban dan kecepatan

    Waktu proses median 4,1 detik dan persentil 95 sebesar 9,0 detik; tingkat galat 0,07%; tidak ada antrean yang menggantung.

  • Uji kategorisasi otomatis setelah 30 hari belajar

    21.936 dari 24.000 transaksi (91,4%) sesuai pilihan pemilik tanpa diubah.

  • Uji keamanan data — uji penetrasi independen

    0 temuan kritis dan 0 tinggi; 3 temuan sedang (semua sudah diperbaiki dan lolos uji ulang 12 Agustus 2026) dan 5 temuan rendah; data satu pelanggan tidak bisa diakses oleh pelanggan lain.

  • Uji penerimaan pengguna (UAT) — pilot berbayar 640 UMKMWith real users

    640 UMKM berlangganan aktif di akhir pilot; ±360.000 dokumen diproses. Waktu merapikan catatan turun dari rata-rata 7,5 jam menjadi 1,2 jam per bulan; 86% pelanggan pekan pertama masih aktif di pekan ke-12; kepuasan 4,5 dari 5; 41% memakai rekap pajak bulanan.

Permits & certification

  • NIB (OSS RBA)Done
  • Pendaftaran PSE lingkup privatDone
  • Kepatuhan UU Pelindungan Data PribadiDone
  • ISO/IEC 27001In progress
  • Uji tuntas keamanan oleh bank mitraIn progress
  • Pendaftaran merek KasirAIIn progress
  • Izin penyelenggara sistem pembayaranNot needed

Partners

  • Paguyuban Pedagang Pasar Sentra Jaya (fiktif)

    Paguyuban Pedagang Pasar Sentra Jaya, Bekasi (fiktif) · user · engaged

  • Lembaga Penguji Perangkat Lunak Mandala (fiktif)

    Lembaga penguji perangkat lunak independen (fiktif) · research · engaged

  • Asosiasi Bengkel Motor Kota Semarang (fiktif)

    Asosiasi Bengkel Motor Kota Semarang (fiktif) · user · committed

  • Klinik Pratama Sehat Bersama (fiktif)

    Klinik Pratama Sehat Bersama, Depok (fiktif) · user · engaged

  • KSP Warga Mandiri (fiktif)

    Koperasi Simpan Pinjam Warga Mandiri, Bekasi (fiktif) · industry · committed

  • BPR Nusa Harapan (fiktif)

    PT BPR Nusa Harapan, Semarang (fiktif) · industry · committed

  • Pasarlokal (fiktif)

    Pasarlokal, marketplace (fiktif) · industry · engaged

  • PT Bayar Cepat Nusantara (fiktif)

    PT Bayar Cepat Nusantara, penyelenggara QRIS (fiktif) · industry · engaged

  • PT Awan Nusantara Cloud (fiktif)

    PT Awan Nusantara Cloud, Jakarta (fiktif) · supplier · committed

  • PT Pesan Bisnis Digital (fiktif)

    PT Pesan Bisnis Digital, penyedia resmi WhatsApp Business Platform (fiktif) · supplier · committed

  • CV Anotasi Kita (fiktif)

    CV Anotasi Kita, Yogyakarta (fiktif) · supplier · committed

Team

B

Budi Santoso

Team lead · Technical

F

Fajar Nugroho (contoh)

Operations

M

Maharani Putri (contoh)

Business

D

Dimas Wicaksono (contoh)

Sales

Didampingi program Program Demo 2026 · Institusi Demo.

Roadmap & risks

Regulation · Uji penetrasi independen & kepatuhan UU PDP
Research · Pilot berbayar 12 pekan dengan 640 UMKM
Business · 2.800 pelanggan UMKM berbayar
Product · Pelatihan ulang model: tulisan tangan mencapai 93%
Product · Klaster server kedua & cadangan lintas region
Business · Integrasi API 3 mitra institusi (koperasi, BPR, marketplace)
Business · Peluncuran di 5 kota (Surabaya, Bandung, Semarang, Medan, Makassar)
Regulation · ISO/IEC 27001 tahap 1 dan 2
Product · Ekspor laporan ke format akuntansi populer & ringkasan SPT
Business · Paket kolaborasi dengan kantor jasa akuntansi
Month 1Month 12Month 24
  • Akurasi turun pada tulisan tangan dan foto buram

    Severity 12/25

    Mitigation: Antrean tinjauan manusia untuk keyakinan di bawah 85%, pelatihan ulang bulanan, panduan memotret di aplikasi.

  • Aplikasi kasir dan akuntansi besar menambah fitur baca nota

    Severity 12/25

    Mitigation: Spesialisasi tulisan tangan dan pesan WhatsApp, kemitraan API dengan lembaga keuangan, kecepatan merilis fitur pajak.

  • Pelanggan UMKM berhenti karena usaha tutup atau malas memotret nota

    Severity 12/25

    Mitigation: Pengingat harian lewat WhatsApp, paket tahunan berdiskon, laporan bulanan yang membuat kebiasaan terbentuk.

  • Kebocoran atau penyalahgunaan data pribadi dan keuangan pada nota

    Severity 10/25

    Mitigation: Enkripsi AES-256, penyamaran otomatis nama dan nomor kartu, foto dihapus setelah 90 hari, uji penetrasi tahunan, ISO/IEC 27001.

  • Ketergantungan pada WhatsApp Business Platform (tarif atau kebijakan berubah)

    Severity 9/25

    Mitigation: Kanal cadangan lewat aplikasi dan surel, kontrak penyedia resmi 12 bulan, tarif per pesan dimasukkan ke harga.

  • Aturan pajak UMKM atau tarif berubah

    Severity 6/25

    Mitigation: Aturan pajak disimpan terpisah dan bisa diperbarui dalam sepekan; konsultasi dengan akuntan pajak mitra.

  • Piutang mitra institusi 30–60 hari menekan arus kas

    Severity 6/25

    Mitigation: Uang muka 30%, modal kerja Rp20 juta dari dana ini, tagihan bulanan di muka untuk paket tahunan.

Supporting documents

Dokumen yang dipilih tim untuk dibagikan di Hub.

Interested in KasirAI?

Tim KasirAI membuka diri untuk pendanaan ekuitas / convertible note, integrasi api dengan bank, koperasi, dan marketplace, distribusi lewat komunitas dan asosiasi umkm.

More listings

PosyanduScan — alat ukur balita otomatisHealthTRL 7 · CRL 2/52 cycles blended

PosyanduScan — alat ukur balita otomatis

Tim PosyanduScan · Institusi Demo

Funding ask

Rp2,4 M

Pendanaan ekuitas / convertible notePilot pengadaan dengan dinas kesehatan
32 bukti disetujui1 Okt 2026