AgniveHub
WattWise — pemantau & pengendali energi mesin pabrik — photo 1 AI-generated illustration
Energy Blended from 2 cycles 100% research complete

WattWise — pemantau & pengendali energi mesin pabrik

Modul Sensor dan Pengendali Clamp-On dengan Platform Analitik untuk Menghemat Energi Mesin Pabrik Kecil-Menengah

Funding ask

Rp4,5 M

Rp4.500.000.000

NPV

Rp3,14 M

@ 12%

IRR

27%

5-year projection

Payback

Year 4

cumulative cash

TRL
7/9
CRL
2/5
NYSERDA
T7·C7
Score
—

Team is open to

Pendanaan ekuitas / convertible note Pilot dengan pabrik dan kawasan industri Distribusi lewat integrator & ESCO Kemitraan manufaktur elektronik
W

Tim WattWise

Unit Riset & Inovasi · Institusi Demo

Published 1 Okt 2026

Overview

The problem

Pabrik kecil-menengah umumnya hanya tahu total tagihan listrik bulanan dari PLN, bukan mesin mana yang boros. Mesin dibiarkan menyala saat tidak berproduksi, motor bekerja dengan faktor daya buruk, dan banyak mesin dinyalakan serentak sehingga beban puncak naik — padahal listrik biasanya 10–25% biaya produksi. Sistem pemantauan energi yang ada mahal (puluhan juta rupiah per titik) dan pemasangannya harus memutus kabel serta menghentikan produksi. PP No. 33 Tahun 2023 tentang Konservasi Energi memang mewajibkan manajemen energi bagi pengguna energi sekitar 4.000 TOE per tahun ke atas, tetapi pabrik kecil-menengah berada jauh di bawah ambang itu: tidak ada kewajiban, dan tidak ada alat yang terjangkau untuk mulai berhemat.

What it does better

Modul clamp-on dipasang di panel dalam rata-rata 24 menit per mesin tanpa memutus kabel dan tanpa menghentikan produksi. Mengukur daya, faktor daya, dan beban tiap detik dengan akurasi ±0,8% (teruji terhadap meteran acuan tersertifikasi), lalu mengubahnya menjadi daftar tindakan dalam rupiah: mesin menyala sia-sia, faktor daya di bawah 0,85, dan beban puncak. Relay bawaan bisa mematikan mesin yang menganggur. Di 3 pabrik pilot (tekstil, makanan, plastik) penghematannya 7,8–11,2% kWh, setara Rp6,5–8,3 juta per pabrik per bulan. Harga Rp3,2 juta per modul + langganan Rp100 ribu per bulan — sebagian kecil dari biaya sistem pemantauan konvensional.

Who buys it

Pabrik kecil-menengah lintas industri (tekstil, makanan & minuman, plastik & kemasan, percetakan, laundry industri) di Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur — dijual lewat integrator sistem, ESCO, dan kontraktor listrik mitra.

Business summary

WattWise memasang modul sensor dan pengendali clamp-on pada mesin pabrik kecil-menengah — tanpa memutus kabel, rata-rata 24 menit per mesin — dan mengubah data listrik tiap mesin menjadi daftar tindakan penghematan dalam rupiah: mesin menyala sia-sia, faktor daya buruk, dan beban puncak. Bisnisnya horizontal: kemampuan yang sama dipakai di tekstil, makanan & minuman, plastik, percetakan, dan laundry industri, dijual lewat integrator sistem, ESCO, dan kontraktor listrik mitra. Di 3 pabrik pilot penghematannya 7,8–11,2% kWh (Rp6,5–8,3 juta per pabrik per bulan). Dua mitra industri berkomitmen dan 744 modul sudah dipesan secara komitmen.

How it makes money

Tiga sumber: (1) penjualan perangkat Rp3,2 juta per modul (harga mitra Rp2,816 juta); (2) langganan analitik Rp100 ribu per modul per bulan; (3) opsional bagi hasil 20% dari penghematan terverifikasi selama 24 bulan lewat ESCO, tanpa biaya perangkat di muka bagi pabrik. Integrator dan kontraktor mendapat margin 12% serta pelatihan teknisi.

Winnable market (SOM)

Rp21,6 M

per year, team's own assumptions

Approved evidence

30

14 from the team's own fieldwork

Orders delivered

0

6 orders recorded

Evidence & research cycles

Satu siklus = riset diulang dengan satu perubahan. Hasil akhir listing ini dipilih tim dari siklus yang sudah selesai.

  1. Cycle 1

    In final result

    3 Agu 2026 – 28 Agu 2026 · 14 approved claims

    First cycle — the baseline.

  2. Cycle 2

    In final result

    1 Sep 2026 – 26 Sep 2026 · 16 approved claims

    Target pasar diganti dari satu industri (tekstil, dijual langsung) menjadi pabrik kecil-menengah lintas industri — tekstil, makanan & minuman, plastik & kemasan, percetakan, laundry industri — yang dijual lewat integrator sistem, ESCO, dan kontraktor listrik mitra.

Diperkuat oleh lebih dari satu siklus: Customer, Technology, Competitor, Market, Regulation

Key findings

  • Verified dataCycle 1 + 2

    Penghematan 7,8–11,2% terbukti di tiga industri berbeda

    Tenun 8,9% (Rp7,74 juta per bulan), makanan 11,2% (Rp6,49 juta), plastik 7,8% (Rp8,35 juta); rata-rata tertimbang 9,0% atau Rp7,53 juta per pabrik per bulan. Akurasi ±0,8% terhadap meteran acuan, lolos uji keselamatan dan EMC pra-sertifikasi, dan terpasang rata-rata 24 menit per mesin. Alat balik modal dalam 5–7 bulan.

  • Verified dataCycle 1 + 2

    Pesaing mahal, sederhana, atau sekali jalan — tidak ada yang menutup celah di tengah

    Sistem global Rp25–60 juta per titik, power meter Asia Rp8–15 juta plus gateway tanpa analitik rupiah, audit energi Rp40–150 juta sekali setahun, dan meteran digital yang hanya menunjukkan angka sesaat. WattWise di Rp3,2 juta per modul dengan analitik rupiah dan kendali relay mengisi ruang di antaranya.

  • Verified dataCycle 2

    Pabrik lintas industri menerima Rp2,8–3,4 juta per modul

    Dari 24 pabrik, harga yang diterima Rp2,8–3,4 juta per modul plus langganan Rp80–120 ribu per bulan, dengan kebutuhan median 10 titik per pabrik. Di antara 5 pabrik pengguna akhir yang diwawancarai, 3 mau membeli dan menyebut jumlahnya; pabrik makanan dan plastik paling siap karena menanggung denda faktor daya dan mesin menganggur.

  • Verified dataCycle 2

    Integrator dan ESCO adalah pintu yang membuka banyak industri sekaligus

    12 dari 18 integrator dan kontraktor listrik ingin menambah layanan pemantauan energi tetapi tidak punya produk terjangkau; ESCO mau membiayai bagi hasil bila pengukuran terverifikasi. Dua mitra industri berkomitmen (300 dan 400 modul) dan satu kontraktor siap mulai dengan 60 modul — jauh melampaui hasil penjualan langsung ke tekstil.

  • Verified dataCycle 1 + 2

    Regulasi menggerakkan korporasi besar, bukan pabrik kecil-menengah

    PP No. 33 Tahun 2023 mewajibkan manajemen energi bagi pengguna sekitar 4.000 TOE per tahun ke atas; pabrik kecil-menengah berada jauh di bawahnya sehingga tidak ada kewajiban yang mendorong pembelian. Dorongan nyatanya biaya listrik (10–25% biaya produksi) dan permintaan laporan intensitas energi dari pabrik besar kepada pemasoknya.

  • Verified dataCycle 1

    Alternatif ada di dua kutub: terlalu mahal atau terlalu sederhana

    Sistem pemantauan merek global Rp25–60 juta per titik dan perlu pemadaman; alat IoT rumahan Rp0,6–2 juta hanya satu fase tanpa analitik mesin atau kendali. Ruang di tengah — tiga fase, clamp-on, analitik rupiah, murah — masih kosong.

  • Verified dataCycle 1

    Pabrik tekstil tertarik, tetapi belum ada yang membeli

    64% pabrik tekstil tertarik pada pemantauan per mesin, tetapi hanya 15% punya anggaran dalam 6 bulan dan uji jual langsung ke 38 pabrik menghasilkan 9 demo, 2 pilot, dan 0 pembelian. Industri sedang tertekan impor (pemakaian kapasitas 55–65%), keputusan ada di pemilik, dan siklus keputusan 4–6 bulan. Satu dari lima narasumber siap membeli; sisanya menunda atau menolak.

ClaimCategorySourceCycle
Pak Anton (Manajer teknik pabrik minuman, Bekasi): Fungsinya kami butuh, tapi tim IT saya akan menanyakan keamanan data. Tolong siapkan penjelasan tertulis.Customerwawancara — Pak AntonUser interview2
Studi penghematan pabrik pilot 3 — plastik (Tangerang): Penghematan 7,8% = 7.488 kWh per bulan, setara Rp8,35 juta per bulan. Sumber: pemanas barel ekstruder menyala di jam istirahat dan pengaturan start serentak yanTechnologyUji purwarupa — 8 minggu: 4 minggu baseline, 4 minggu dengan peringatan dan relay; 12 modul di pabrik kemasan plastik. Baseline 96.000 kWh per bulan.Prototype test2
ESCO hanya mau membiayai bagi hasil bila pengukuran bisa diverifikasi; alat terjangkau dengan akurasi terbukti jadi syarat.CustomerData contoh (fiktif) — wawancara ESCO tentang verifikasi penghematanDemo data2
Bu Ayu (Direktur PT Surya Efisiensi Energi (ESCO), Jakarta (fiktif)): Kami mau membiayai bagi hasil di 12 pabrik, tapi pengukurannya harus bisa diverifikasi. Akurasi di bawah 1% dan data yang tidak bisa diubah itu syarat.Customerwawancara — Bu AyuUser interview2
Meteran digital biasa Rp0,8–2,5 juta hanya menunjukkan angka sesaat, tanpa riwayat, notifikasi, atau kendali.CompetitorData contoh (fiktif) — pantauan meteran digital dan catatan manualDemo data2
Jasa audit energi Rp40–150 juta sekali jalan, laporan tahunan, tanpa pemantauan berkelanjutan.CompetitorData contoh (fiktif) — tarif jasa audit energiDemo data2
Power meter + gateway merek Asia Rp8–15 juta per titik plus gateway Rp10–20 juta, perlu memutus kabel, dan tanpa analitik rupiah.CompetitorData contoh (fiktif) — penawaran power meter dan gateway lokalDemo data2
Pak Reza (Direktur PT Voltara Integrasi Sistem, Bekasi (fiktif)): Pelanggan kami minta pemantauan energi, tapi produk global terlalu mahal dan lama dipasang. Kalau dapat harga mitra dan teknisi kami dilatih, saya ambil 300 modCustomerwawancara — Pak RezaUser interview2
Pabrik lintas industri menerima Rp2,8–3,4 juta per modul plus langganan Rp80–120 ribu per bulan, dengan kebutuhan median 10 titik per pabrik.CustomerData contoh (fiktif) — survei harga 24 pabrik lintas industriDemo data2
Studi penghematan pabrik pilot 2 — makanan (Sidoarjo): Penghematan 11,2% = 5.824 kWh per bulan, setara Rp6,49 juta per bulan. Sumber: oven dan mixer menyala menunggu shift, serta faktor daya 0,78 yang naik ke 0,92 sTechnologyUji purwarupa — 8 minggu: 4 minggu baseline, 4 minggu dengan peringatan dan relay; 10 modul di pabrik roti dan mi. Baseline 52.000 kWh per bulan.Prototype test2
Pada tarif industri sekitar Rp1.115 per kWh, listrik 10–25% biaya produksi; pabrik plastik, makanan, dan laundry industri paling peka.MarketData contoh (fiktif) — analisis tagihan listrik 24 pabrikDemo data2
Bu Winda (Direktur CV Mulia Plastik Kemasan, Tangerang (fiktif)): Pemanas ekstruder menyala terus saat istirahat karena takut dingin lagi. Kalau ada alat yang bilang aman dimatikan berapa menit, saya pasang di semua mesin.Customeruji-lapangan — Bu WindaUser interview2
Sekitar 60.000 pabrik kecil-menengah berdaya tersambung 50–500 kVA di Jawa dan Sumatera, lintas industri.MarketData contoh (fiktif) — ringkasan data industri pengolahanDemo data2
12 dari 18 integrator sistem dan kontraktor listrik ingin menambah layanan pemantauan energi tetapi tidak punya produk yang terjangkau.MarketData contoh (fiktif) — wawancara 18 integrator dan kontraktor listrikDemo data2
Pak Agus (Manajer pabrik PT Roti Mekar Pangan, Sidoarjo (fiktif)): Oven dan mixer sering dinyalakan lebih awal untuk menunggu shift. Faktor daya kami 0,78 dan PLN mendendanya, tapi tidak ada yang tahu dari mesin mana.Customeruji-lapangan — Pak AgusUser interview2
PP 33/2023 mendorong korporasi besar menjalankan manajemen energi; pabrik kecil-menengah di bawah ambang 4.000 TOE bergerak karena biaya, bukan kewajiban.RegulationData contoh (fiktif) — ringkasan regulasi konservasi energiDemo data2
Uji jual 3 bulan ke 38 pabrik tekstil: 9 demo, 2 pilot, 0 pembelian; keputusan memakan 4–6 bulan.CustomerData contoh (fiktif) — uji jual langsung timDemo data1
PP No. 33 Tahun 2023 mewajibkan manajemen energi bagi pengguna energi sekitar 4.000 TOE per tahun ke atas; pabrik kecil-menengah jauh di bawah ambang itu.RegulationData contoh (fiktif) — ringkasan regulasi konservasi energiDemo data1
Alat pantau listrik IoT rumahan Rp0,6–2 juta hanya satu fase, tanpa analitik mesin dan tanpa kendali.CompetitorData contoh (fiktif) — pantauan marketplaceDemo data1
Sistem pemantauan energi merek global Rp25–60 juta per titik terpasang, perlu memutus kabel dan pemadaman produksi.CompetitorData contoh (fiktif) — penawaran sistem pemantauan energi merek globalDemo data1
Hanya 8% pabrik tekstil tahu konsumsi listrik per mesin; 64% tertarik pemantauan, tetapi hanya 15% punya anggaran dalam 6 bulan.CustomerData contoh (fiktif) — survei 60 pabrik tekstilDemo data1
Bu Yuli (Pemilik pabrik rajut, Solo): Order lagi sepi. Alat apa pun yang harus dibayar di muka saya tunda dulu sampai pesanan normal.Customerwawancara — Bu YuliUser interview1
Pak Rudi (Pemilik Pabrik Tenun Cipta Sandang, Majalaya (fiktif)): Tagihan listrik terbesar kedua setelah benang, tapi saya tidak tahu mesin mana yang menyala percuma. Kalau alatnya betul menghemat, saya beli untuk semua mesin.Customeruji-lapangan — Pak RudiUser interview1
Pemakaian kapasitas pabrik tekstil kecil-menengah turun ke 55–65% karena banjir impor pakaian jadi; pemilik menunda pengeluaran modal.MarketData contoh (fiktif) — liputan kondisi industri tekstilDemo data1

Market size

Dihitung dari empat asumsi tim sendiri; asumsi yang belum bersandar pada bukti ditandai.

TAM · Total marketRp1,08 T
SAM · ReachableRp270 M
SOM · WinnableRp21,6 M
  • Jumlah calon pembeliDaya tersambung 50–500 kVA di Jawa dan Sumatera: tekstil, makanan & minuman, plastik & kemasan, percetakan, laundry industri.60.000Backed by evidence
  • Harga per pembelian±10 modul × (Rp3,0 juta ÷ 5 tahun umur pakai + Rp1,2 juta langganan per tahun).Rp18 jtBacked by evidence
  • Porsi yang bisa dijangkauPabrik di Jawa yang bisa dilayani lewat jaringan integrator, ESCO, dan kontraktor listrik mitra (12 dari 18 integrator berminat).25%Backed by evidence
  • Porsi yang realistis direbutPangsa realistis dalam 5 tahun lewat 6–8 mitra; pesaing global mahal dan memutus kabel, merek Asia tanpa analitik rupiah.8%Backed by evidence

Financial plan

Modal awal Rp4,5 M, biaya operasional Rp2,23 M per tahun, proyeksi 5 tahun.

Startup capital

Rp4,5 M

NPV

Rp3,14 M

discount rate 12%

IRR

27%

Payback

Year 4

Use of funds

  • Produksi perdana 2.000 modul WM-3 (komponen + perakitan kontrak, 2 batch)Rp2,36 M
  • Sertifikasi & pengujian (SNI/LMK kelistrikan, perangkat telekomunikasi, EMC, uji ulang akurasi)Rp360 jt
  • Tim penjualan industri & kemitraan integrator/ESCO (12 bulan pertama)Rp720 jt
  • Platform cloud & pengembangan (WattWise Cloud v2, keamanan, aplikasi)Rp600 jt
  • Modal kerja, garansi & cadanganRp460 jt

Revenue vs cost projection

Revenue Cost
Rp0Rp5,28 MRp10,56 MRp15,85 MRp21,13 MYear 1 revenue: Rp1,8 MYear 1 cost: Rp2,23 MY1Year 2 revenue: Rp4,9 MYear 2 cost: Rp4 MY2Year 3 revenue: Rp9,11 MYear 3 cost: Rp7,41 MY3Year 4 revenue: Rp14,14 MYear 4 cost: Rp10,3 MY4Year 5 revenue: Rp19,56 MYear 5 cost: Rp13,13 MY5
YearUnitsRevenueCostNet
Y1500Rp1,8 MRp2,23 M−Rp426 jt
Y21.200Rp4,9 MRp4 MRp896 jt
Y32.000Rp9,11 MRp7,41 MRp1,71 M
Y42.800Rp14,14 MRp10,3 MRp3,84 M
Y53.500Rp19,56 MRp13,13 MRp6,43 M

Yearly operating costs

  • Gaji tim inti 10 orang (perangkat keras 2, firmware 1, perangkat lunak & data 3, dukungan & instalasi 3, keuangan/admin 1)Rp1,56 M
  • Cloud, kartu data LTE & lisensi perangkat lunakRp192 jt
  • Pemasaran, komisi mitra & pameranRp180 jt
  • Sertifikasi berulang, kalibrasi & pengujian sampel produksiRp96 jt
  • Garansi & penggantian unitRp54 jt
  • Sewa kantor, laboratorium & gudangRp144 jt

Pitch deck

Dirakit Agnive Insight dari data proyek — setiap slide menyebut apa yang mendasarinya.

Problem1 / 13

Pabrik kecil-menengah umumnya hanya tahu total tagihan listrik bulanan dari PLN, bukan mesin mana yang boros. Mesin dibiarkan menyala saat tidak berproduksi, motor bekerja dengan faktor daya buruk, dan banyak mesin dinyalakan serentak sehingga beban puncak naik — padahal listrik biasanya 10–25% biaya produksi. Sistem pemantauan energi yang ada mahal (puluhan juta rupiah per titik) dan pemasangannya harus memutus kabel serta menghentikan produksi. PP No. 33 Tahun 2023 tentang Konservasi Energi memang mewajibkan manajemen energi bagi pengguna energi sekitar 4.000 TOE per tahun ke atas, tetapi pabrik kecil-menengah berada jauh di bawah ambang itu: tidak ada kewajiban, dan tidak ada alat yang terjangkau untuk mulai berhemat.

  • Pada tarif industri sekitar Rp1.115 per kWh, listrik 10–25% biaya produksi; pabrik plastik, makanan, dan laundry industri paling peka.
  • Sekitar 5.200 pabrik tekstil dan garmen kecil-menengah di Majalaya–Bandung, Solo–Sukoharjo, dan Pekalongan; listrik 18–25% biaya produksi.
  • Pemakaian kapasitas pabrik tekstil kecil-menengah turun ke 55–65% karena banjir impor pakaian jadi; pemilik menunda pengeluaran modal.

WattWise — pemantau & pengendali energi mesin pabrik

Backed by evidence

Product & proof

Measured specifications

Jenis pengukuran
3 fase 380–415 V AC; arus 100 / 250 / 600 A (pilih sensor)
Akurasi energi aktif
±0,8% pada 10–120% arus nominal (setara kelas 1)
Akurasi faktor daya
±0,01 pada beban motor 20–100%
Interval data
1 detik di modul, 1 menit di cloud
Waktu pemasangan
Rata-rata 24 menit per mesin (maksimum 31 menit), tanpa memutus kabel
Konektivitas
Wi-Fi 2,4 GHz + LTE Cat-1; RS-485 Modbus; penyimpanan lokal 72 jam
Keluaran kendali
1 relay 10 A / 250 V AC untuk kontaktor mesin
Daya & suhu kerja
< 4 W; 0–55°C; IP20 (dipasang di dalam panel)
Ukuran
90 × 72 × 58 mm (rel DIN, 4 modul)
Penghematan terukur di 3 pabrik pilot
7,8–11,2% kWh (rata-rata tertimbang 9,0%)

Tests passed

  • Uji akurasi pengukuran terhadap meteran acuan tersertifikasi

    Selisih energi aktif terbesar +0,74% dan −0,69% (batas ±1%); selisih faktor daya ≤ 0,01 pada seluruh titik. Seluruh 12 modul lolos.

  • Uji keselamatan listrik & EMC pra-sertifikasi

    Lolos seluruh pengujian pra-sertifikasi; pengukuran tetap stabil (penyimpangan < 0,3%) saat ESD, EFT, dan surge. Sertifikasi produk resmi masih diurus.

  • Uji ketahanan suhu dan operasi 30 hari

    0 modul gagal; ketersediaan data 99,6% (kehilangan data tertutup oleh penyimpanan lokal 72 jam).

  • Uji penerimaan pengguna (UAT) di pabrik tenun pilotWith real users

    Pemasangan rata-rata 24 menit per mesin (maksimum 31 menit) tanpa menghentikan produksi; ketersediaan data 99,3%; manajer pabrik memakai dashboard tiap hari dan meminta peringatan mesin menyala sia-sia ditambah via WhatsApp.

  • Studi penghematan pabrik pilot 1 — tenun (Majalaya)

    Penghematan 8,9% = 6.942 kWh per bulan, setara Rp7,74 juta per bulan (tarif Rp1.115/kWh). Sumber: mesin tenun cadangan menyala semalaman dan kompresor tanpa jadwal.

  • Studi penghematan pabrik pilot 2 — makanan (Sidoarjo)

    Penghematan 11,2% = 5.824 kWh per bulan, setara Rp6,49 juta per bulan. Sumber: oven dan mixer menyala menunggu shift, serta faktor daya 0,78 yang naik ke 0,92 setelah kapasitor dibenahi.

  • Studi penghematan pabrik pilot 3 — plastik (Tangerang)

    Penghematan 7,8% = 7.488 kWh per bulan, setara Rp8,35 juta per bulan. Sumber: pemanas barel ekstruder menyala di jam istirahat dan pengaturan start serentak yang menurunkan beban puncak.

Permits & certification

  • Sertifikasi produk kelistrikan (SNI/LMK)In progress
  • Sertifikasi perangkat telekomunikasi (modul Wi-Fi/LTE)In progress
  • Pendirian PT dan NIB (OSS RBA)In progress
  • Kebijakan pelindungan data pelangganIn progress
  • Sertifikat TKDNNot started
  • Kajian tera / metrologi legalNot started
  • Pendaftaran merek WattWise (DJKI)Not started

Partners

  • Pabrik Tenun Cipta Sandang (fiktif)

    Pabrik Tenun Cipta Sandang, Majalaya, Kabupaten Bandung (fiktif) · user · engaged

  • Laboratorium Kalibrasi & Pengujian Kelistrikan Nusantara (fiktif)

    Laboratorium kalibrasi terakreditasi (fiktif) · research · engaged

  • PT Roti Mekar Pangan (fiktif)

    PT Roti Mekar Pangan, Sidoarjo (fiktif) · user · engaged

  • CV Mulia Plastik Kemasan (fiktif)

    CV Mulia Plastik Kemasan, Tangerang (fiktif) · user · engaged

  • PT Voltara Integrasi Sistem (fiktif)

    PT Voltara Integrasi Sistem, Bekasi (fiktif) · industry · committed

  • PT Surya Efisiensi Energi (fiktif)

    PT Surya Efisiensi Energi, Jakarta (fiktif) · industry · committed

  • CV Daya Mandiri Elektrik (fiktif)

    CV Daya Mandiri Elektrik, Surabaya (fiktif) · industry · engaged

  • PT Elektronika Presisi Nusantara (fiktif)

    PT Elektronika Presisi Nusantara, Batam (fiktif) · supplier · committed

  • CV Sensor Arus Nusantara (fiktif)

    CV Sensor Arus Nusantara, Bandung (fiktif) · supplier · committed

  • Distributor Komponen Elektronik Asia (fiktif)

    Distributor Komponen Elektronik Asia, Jakarta (fiktif) · supplier · engaged

Team

A

Andi Pratama

Team lead · Technical

F

Farhan Hakim (contoh)

Operations

L

Laras Wulandari (contoh)

Business

D

Dimas Aryanto (contoh)

Sales

Didampingi program Program Demo 2026 · Institusi Demo.

Roadmap & risks

Regulation · Uji akurasi, keselamatan, dan EMC pra-sertifikasi
Research · Studi penghematan di 3 pabrik pilot
Business · Surat minat dan pesanan komitmen dari integrator dan ESCO
Regulation · Sertifikasi produk kelistrikan & perangkat telekomunikasi
Product · Produksi perdana 2.000 modul lewat kontrak manufaktur
Business · Rekrut 4 tenaga penjualan & latih teknisi mitra
Product · WattWise Cloud v2: aturan otomatis & laporan verifikasi
Business · Pemasangan 500 modul pertama di ±50 pabrik
Business · Program bagi hasil penghematan dengan ESCO (12 pabrik)
Research · Modul versi 2: pengukuran tegangan tanpa kabel ukur
Month 1Month 12Month 24
  • Sertifikasi produk kelistrikan lebih lama dari rencana

    Severity 12/25

    Mitigation: Uji pra-sertifikasi sudah lolos; pendampingan laboratorium mitra; pengiriman massal hanya setelah sertifikat keluar, pemasangan pilot memakai unit pinjam.

  • Ketergantungan pada beberapa mitra penjualan

    Severity 12/25

    Mitigation: Target 6–8 mitra, pilot 3 bulan per mitra, harga mitra tetap, dan tim penjualan langsung sebagai cadangan.

  • Pabrik enggan menyambungkan data ke cloud

    Severity 9/25

    Mitigation: Penyimpanan lokal 72 jam, enkripsi, penjelasan keamanan tertulis untuk tim IT pabrik, dan opsi akses baca-saja.

  • Pasokan komponen impor dan kurs

    Severity 9/25

    Mitigation: Stok penyangga 3 bulan, dua sumber untuk IC pengukur dan modul radio, harga sensor dikunci kontrak.

  • Penghematan di bawah janji sehingga pelanggan berhenti berlangganan

    Severity 9/25

    Mitigation: Laporan penghematan bulanan, pilot dengan baseline, dan penyesuaian aturan relay bersama manajer pabrik.

  • Piutang mitra 30–60 hari menekan arus kas

    Severity 9/25

    Mitigation: Uang muka 20% pada pesanan mitra, modal kerja dan cadangan Rp460 juta.

  • Akurasi bergeser pada beban berharmonik tinggi (motor berinverter)

    Severity 8/25

    Mitigation: Kalibrasi per rentang arus, uji sampel tiap batch di jig, dan uji ulang tahunan oleh laboratorium terakreditasi.

Supporting documents

Dokumen yang dipilih tim untuk dibagikan di Hub.

Interested in WattWise?

Tim WattWise membuka diri untuk pendanaan ekuitas / convertible note, pilot dengan pabrik dan kawasan industri, distribusi lewat integrator & esco.

More listings

PosyanduScan — alat ukur balita otomatisHealthTRL 7 · CRL 2/52 cycles blended

PosyanduScan — alat ukur balita otomatis

Tim PosyanduScan · Institusi Demo

Funding ask

Rp2,4 M

Pendanaan ekuitas / convertible notePilot pengadaan dengan dinas kesehatan
32 bukti disetujui1 Okt 2026