PosyanduScan — alat ukur balita otomatis
Tim PosyanduScan · Institusi Demo
Funding ask
Rp2,4 M
Modul Sensor dan Pengendali Clamp-On dengan Platform Analitik untuk Menghemat Energi Mesin Pabrik Kecil-Menengah
Funding ask
Rp4,5 M
Rp4.500.000.000
NPV
Rp3,14 M
@ 12%
IRR
27%
5-year projection
Payback
Year 4
cumulative cash
Team is open to
Tim WattWise
Unit Riset & Inovasi · Institusi Demo
Published 1 Okt 2026
Pabrik kecil-menengah umumnya hanya tahu total tagihan listrik bulanan dari PLN, bukan mesin mana yang boros. Mesin dibiarkan menyala saat tidak berproduksi, motor bekerja dengan faktor daya buruk, dan banyak mesin dinyalakan serentak sehingga beban puncak naik — padahal listrik biasanya 10–25% biaya produksi. Sistem pemantauan energi yang ada mahal (puluhan juta rupiah per titik) dan pemasangannya harus memutus kabel serta menghentikan produksi. PP No. 33 Tahun 2023 tentang Konservasi Energi memang mewajibkan manajemen energi bagi pengguna energi sekitar 4.000 TOE per tahun ke atas, tetapi pabrik kecil-menengah berada jauh di bawah ambang itu: tidak ada kewajiban, dan tidak ada alat yang terjangkau untuk mulai berhemat.
Modul clamp-on dipasang di panel dalam rata-rata 24 menit per mesin tanpa memutus kabel dan tanpa menghentikan produksi. Mengukur daya, faktor daya, dan beban tiap detik dengan akurasi ±0,8% (teruji terhadap meteran acuan tersertifikasi), lalu mengubahnya menjadi daftar tindakan dalam rupiah: mesin menyala sia-sia, faktor daya di bawah 0,85, dan beban puncak. Relay bawaan bisa mematikan mesin yang menganggur. Di 3 pabrik pilot (tekstil, makanan, plastik) penghematannya 7,8–11,2% kWh, setara Rp6,5–8,3 juta per pabrik per bulan. Harga Rp3,2 juta per modul + langganan Rp100 ribu per bulan — sebagian kecil dari biaya sistem pemantauan konvensional.
Pabrik kecil-menengah lintas industri (tekstil, makanan & minuman, plastik & kemasan, percetakan, laundry industri) di Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur — dijual lewat integrator sistem, ESCO, dan kontraktor listrik mitra.
WattWise memasang modul sensor dan pengendali clamp-on pada mesin pabrik kecil-menengah — tanpa memutus kabel, rata-rata 24 menit per mesin — dan mengubah data listrik tiap mesin menjadi daftar tindakan penghematan dalam rupiah: mesin menyala sia-sia, faktor daya buruk, dan beban puncak. Bisnisnya horizontal: kemampuan yang sama dipakai di tekstil, makanan & minuman, plastik, percetakan, dan laundry industri, dijual lewat integrator sistem, ESCO, dan kontraktor listrik mitra. Di 3 pabrik pilot penghematannya 7,8–11,2% kWh (Rp6,5–8,3 juta per pabrik per bulan). Dua mitra industri berkomitmen dan 744 modul sudah dipesan secara komitmen.
Tiga sumber: (1) penjualan perangkat Rp3,2 juta per modul (harga mitra Rp2,816 juta); (2) langganan analitik Rp100 ribu per modul per bulan; (3) opsional bagi hasil 20% dari penghematan terverifikasi selama 24 bulan lewat ESCO, tanpa biaya perangkat di muka bagi pabrik. Integrator dan kontraktor mendapat margin 12% serta pelatihan teknisi.
Winnable market (SOM)
Rp21,6 M
per year, team's own assumptions
Approved evidence
30
14 from the team's own fieldwork
Orders delivered
0
6 orders recorded
Satu siklus = riset diulang dengan satu perubahan. Hasil akhir listing ini dipilih tim dari siklus yang sudah selesai.
Cycle 1
In final result3 Agu 2026 – 28 Agu 2026 · 14 approved claims
First cycle — the baseline.
Cycle 2
In final result1 Sep 2026 – 26 Sep 2026 · 16 approved claims
Target pasar diganti dari satu industri (tekstil, dijual langsung) menjadi pabrik kecil-menengah lintas industri — tekstil, makanan & minuman, plastik & kemasan, percetakan, laundry industri — yang dijual lewat integrator sistem, ESCO, dan kontraktor listrik mitra.
Diperkuat oleh lebih dari satu siklus: Customer, Technology, Competitor, Market, Regulation
Penghematan 7,8–11,2% terbukti di tiga industri berbeda
Tenun 8,9% (Rp7,74 juta per bulan), makanan 11,2% (Rp6,49 juta), plastik 7,8% (Rp8,35 juta); rata-rata tertimbang 9,0% atau Rp7,53 juta per pabrik per bulan. Akurasi ±0,8% terhadap meteran acuan, lolos uji keselamatan dan EMC pra-sertifikasi, dan terpasang rata-rata 24 menit per mesin. Alat balik modal dalam 5–7 bulan.
Pesaing mahal, sederhana, atau sekali jalan — tidak ada yang menutup celah di tengah
Sistem global Rp25–60 juta per titik, power meter Asia Rp8–15 juta plus gateway tanpa analitik rupiah, audit energi Rp40–150 juta sekali setahun, dan meteran digital yang hanya menunjukkan angka sesaat. WattWise di Rp3,2 juta per modul dengan analitik rupiah dan kendali relay mengisi ruang di antaranya.
Pabrik lintas industri menerima Rp2,8–3,4 juta per modul
Dari 24 pabrik, harga yang diterima Rp2,8–3,4 juta per modul plus langganan Rp80–120 ribu per bulan, dengan kebutuhan median 10 titik per pabrik. Di antara 5 pabrik pengguna akhir yang diwawancarai, 3 mau membeli dan menyebut jumlahnya; pabrik makanan dan plastik paling siap karena menanggung denda faktor daya dan mesin menganggur.
Integrator dan ESCO adalah pintu yang membuka banyak industri sekaligus
12 dari 18 integrator dan kontraktor listrik ingin menambah layanan pemantauan energi tetapi tidak punya produk terjangkau; ESCO mau membiayai bagi hasil bila pengukuran terverifikasi. Dua mitra industri berkomitmen (300 dan 400 modul) dan satu kontraktor siap mulai dengan 60 modul — jauh melampaui hasil penjualan langsung ke tekstil.
Regulasi menggerakkan korporasi besar, bukan pabrik kecil-menengah
PP No. 33 Tahun 2023 mewajibkan manajemen energi bagi pengguna sekitar 4.000 TOE per tahun ke atas; pabrik kecil-menengah berada jauh di bawahnya sehingga tidak ada kewajiban yang mendorong pembelian. Dorongan nyatanya biaya listrik (10–25% biaya produksi) dan permintaan laporan intensitas energi dari pabrik besar kepada pemasoknya.
Alternatif ada di dua kutub: terlalu mahal atau terlalu sederhana
Sistem pemantauan merek global Rp25–60 juta per titik dan perlu pemadaman; alat IoT rumahan Rp0,6–2 juta hanya satu fase tanpa analitik mesin atau kendali. Ruang di tengah — tiga fase, clamp-on, analitik rupiah, murah — masih kosong.
Pabrik tekstil tertarik, tetapi belum ada yang membeli
64% pabrik tekstil tertarik pada pemantauan per mesin, tetapi hanya 15% punya anggaran dalam 6 bulan dan uji jual langsung ke 38 pabrik menghasilkan 9 demo, 2 pilot, dan 0 pembelian. Industri sedang tertekan impor (pemakaian kapasitas 55–65%), keputusan ada di pemilik, dan siklus keputusan 4–6 bulan. Satu dari lima narasumber siap membeli; sisanya menunda atau menolak.
| Claim | Category | Source | Cycle |
|---|---|---|---|
| Pak Anton (Manajer teknik pabrik minuman, Bekasi): Fungsinya kami butuh, tapi tim IT saya akan menanyakan keamanan data. Tolong siapkan penjelasan tertulis. | Customer | wawancara — Pak AntonUser interview | 2 |
| Studi penghematan pabrik pilot 3 — plastik (Tangerang): Penghematan 7,8% = 7.488 kWh per bulan, setara Rp8,35 juta per bulan. Sumber: pemanas barel ekstruder menyala di jam istirahat dan pengaturan start serentak yan | Technology | Uji purwarupa — 8 minggu: 4 minggu baseline, 4 minggu dengan peringatan dan relay; 12 modul di pabrik kemasan plastik. Baseline 96.000 kWh per bulan.Prototype test | 2 |
| ESCO hanya mau membiayai bagi hasil bila pengukuran bisa diverifikasi; alat terjangkau dengan akurasi terbukti jadi syarat. | Customer | Data contoh (fiktif) — wawancara ESCO tentang verifikasi penghematanDemo data | 2 |
| Bu Ayu (Direktur PT Surya Efisiensi Energi (ESCO), Jakarta (fiktif)): Kami mau membiayai bagi hasil di 12 pabrik, tapi pengukurannya harus bisa diverifikasi. Akurasi di bawah 1% dan data yang tidak bisa diubah itu syarat. | Customer | wawancara — Bu AyuUser interview | 2 |
| Meteran digital biasa Rp0,8–2,5 juta hanya menunjukkan angka sesaat, tanpa riwayat, notifikasi, atau kendali. | Competitor | Data contoh (fiktif) — pantauan meteran digital dan catatan manualDemo data | 2 |
| Jasa audit energi Rp40–150 juta sekali jalan, laporan tahunan, tanpa pemantauan berkelanjutan. | Competitor | Data contoh (fiktif) — tarif jasa audit energiDemo data | 2 |
| Power meter + gateway merek Asia Rp8–15 juta per titik plus gateway Rp10–20 juta, perlu memutus kabel, dan tanpa analitik rupiah. | Competitor | Data contoh (fiktif) — penawaran power meter dan gateway lokalDemo data | 2 |
| Pak Reza (Direktur PT Voltara Integrasi Sistem, Bekasi (fiktif)): Pelanggan kami minta pemantauan energi, tapi produk global terlalu mahal dan lama dipasang. Kalau dapat harga mitra dan teknisi kami dilatih, saya ambil 300 mod | Customer | wawancara — Pak RezaUser interview | 2 |
| Pabrik lintas industri menerima Rp2,8–3,4 juta per modul plus langganan Rp80–120 ribu per bulan, dengan kebutuhan median 10 titik per pabrik. | Customer | Data contoh (fiktif) — survei harga 24 pabrik lintas industriDemo data | 2 |
| Studi penghematan pabrik pilot 2 — makanan (Sidoarjo): Penghematan 11,2% = 5.824 kWh per bulan, setara Rp6,49 juta per bulan. Sumber: oven dan mixer menyala menunggu shift, serta faktor daya 0,78 yang naik ke 0,92 s | Technology | Uji purwarupa — 8 minggu: 4 minggu baseline, 4 minggu dengan peringatan dan relay; 10 modul di pabrik roti dan mi. Baseline 52.000 kWh per bulan.Prototype test | 2 |
| Pada tarif industri sekitar Rp1.115 per kWh, listrik 10–25% biaya produksi; pabrik plastik, makanan, dan laundry industri paling peka. | Market | Data contoh (fiktif) — analisis tagihan listrik 24 pabrikDemo data | 2 |
| Bu Winda (Direktur CV Mulia Plastik Kemasan, Tangerang (fiktif)): Pemanas ekstruder menyala terus saat istirahat karena takut dingin lagi. Kalau ada alat yang bilang aman dimatikan berapa menit, saya pasang di semua mesin. | Customer | uji-lapangan — Bu WindaUser interview | 2 |
| Sekitar 60.000 pabrik kecil-menengah berdaya tersambung 50–500 kVA di Jawa dan Sumatera, lintas industri. | Market | Data contoh (fiktif) — ringkasan data industri pengolahanDemo data | 2 |
| 12 dari 18 integrator sistem dan kontraktor listrik ingin menambah layanan pemantauan energi tetapi tidak punya produk yang terjangkau. | Market | Data contoh (fiktif) — wawancara 18 integrator dan kontraktor listrikDemo data | 2 |
| Pak Agus (Manajer pabrik PT Roti Mekar Pangan, Sidoarjo (fiktif)): Oven dan mixer sering dinyalakan lebih awal untuk menunggu shift. Faktor daya kami 0,78 dan PLN mendendanya, tapi tidak ada yang tahu dari mesin mana. | Customer | uji-lapangan — Pak AgusUser interview | 2 |
| PP 33/2023 mendorong korporasi besar menjalankan manajemen energi; pabrik kecil-menengah di bawah ambang 4.000 TOE bergerak karena biaya, bukan kewajiban. | Regulation | Data contoh (fiktif) — ringkasan regulasi konservasi energiDemo data | 2 |
| Uji jual 3 bulan ke 38 pabrik tekstil: 9 demo, 2 pilot, 0 pembelian; keputusan memakan 4–6 bulan. | Customer | Data contoh (fiktif) — uji jual langsung timDemo data | 1 |
| PP No. 33 Tahun 2023 mewajibkan manajemen energi bagi pengguna energi sekitar 4.000 TOE per tahun ke atas; pabrik kecil-menengah jauh di bawah ambang itu. | Regulation | Data contoh (fiktif) — ringkasan regulasi konservasi energiDemo data | 1 |
| Alat pantau listrik IoT rumahan Rp0,6–2 juta hanya satu fase, tanpa analitik mesin dan tanpa kendali. | Competitor | Data contoh (fiktif) — pantauan marketplaceDemo data | 1 |
| Sistem pemantauan energi merek global Rp25–60 juta per titik terpasang, perlu memutus kabel dan pemadaman produksi. | Competitor | Data contoh (fiktif) — penawaran sistem pemantauan energi merek globalDemo data | 1 |
| Hanya 8% pabrik tekstil tahu konsumsi listrik per mesin; 64% tertarik pemantauan, tetapi hanya 15% punya anggaran dalam 6 bulan. | Customer | Data contoh (fiktif) — survei 60 pabrik tekstilDemo data | 1 |
| Bu Yuli (Pemilik pabrik rajut, Solo): Order lagi sepi. Alat apa pun yang harus dibayar di muka saya tunda dulu sampai pesanan normal. | Customer | wawancara — Bu YuliUser interview | 1 |
| Pak Rudi (Pemilik Pabrik Tenun Cipta Sandang, Majalaya (fiktif)): Tagihan listrik terbesar kedua setelah benang, tapi saya tidak tahu mesin mana yang menyala percuma. Kalau alatnya betul menghemat, saya beli untuk semua mesin. | Customer | uji-lapangan — Pak RudiUser interview | 1 |
| Pemakaian kapasitas pabrik tekstil kecil-menengah turun ke 55–65% karena banjir impor pakaian jadi; pemilik menunda pengeluaran modal. | Market | Data contoh (fiktif) — liputan kondisi industri tekstilDemo data | 1 |
Dihitung dari empat asumsi tim sendiri; asumsi yang belum bersandar pada bukti ditandai.
Modal awal Rp4,5 M, biaya operasional Rp2,23 M per tahun, proyeksi 5 tahun.
Startup capital
Rp4,5 M
NPV
Rp3,14 M
discount rate 12%
IRR
27%
Payback
Year 4
| Year | Units | Revenue | Cost | Net |
|---|---|---|---|---|
| Y1 | 500 | Rp1,8 M | Rp2,23 M | −Rp426 jt |
| Y2 | 1.200 | Rp4,9 M | Rp4 M | Rp896 jt |
| Y3 | 2.000 | Rp9,11 M | Rp7,41 M | Rp1,71 M |
| Y4 | 2.800 | Rp14,14 M | Rp10,3 M | Rp3,84 M |
| Y5 | 3.500 | Rp19,56 M | Rp13,13 M | Rp6,43 M |
Dirakit Agnive Insight dari data proyek — setiap slide menyebut apa yang mendasarinya.
WattWise — pemantau & pengendali energi mesin pabrik
Uji akurasi pengukuran terhadap meteran acuan tersertifikasi
Selisih energi aktif terbesar +0,74% dan −0,69% (batas ±1%); selisih faktor daya ≤ 0,01 pada seluruh titik. Seluruh 12 modul lolos.
Uji keselamatan listrik & EMC pra-sertifikasi
Lolos seluruh pengujian pra-sertifikasi; pengukuran tetap stabil (penyimpangan < 0,3%) saat ESD, EFT, dan surge. Sertifikasi produk resmi masih diurus.
Uji ketahanan suhu dan operasi 30 hari
0 modul gagal; ketersediaan data 99,6% (kehilangan data tertutup oleh penyimpanan lokal 72 jam).
Uji penerimaan pengguna (UAT) di pabrik tenun pilotWith real users
Pemasangan rata-rata 24 menit per mesin (maksimum 31 menit) tanpa menghentikan produksi; ketersediaan data 99,3%; manajer pabrik memakai dashboard tiap hari dan meminta peringatan mesin menyala sia-sia ditambah via WhatsApp.
Studi penghematan pabrik pilot 1 — tenun (Majalaya)
Penghematan 8,9% = 6.942 kWh per bulan, setara Rp7,74 juta per bulan (tarif Rp1.115/kWh). Sumber: mesin tenun cadangan menyala semalaman dan kompresor tanpa jadwal.
Studi penghematan pabrik pilot 2 — makanan (Sidoarjo)
Penghematan 11,2% = 5.824 kWh per bulan, setara Rp6,49 juta per bulan. Sumber: oven dan mixer menyala menunggu shift, serta faktor daya 0,78 yang naik ke 0,92 setelah kapasitor dibenahi.
Studi penghematan pabrik pilot 3 — plastik (Tangerang)
Penghematan 7,8% = 7.488 kWh per bulan, setara Rp8,35 juta per bulan. Sumber: pemanas barel ekstruder menyala di jam istirahat dan pengaturan start serentak yang menurunkan beban puncak.
Pabrik Tenun Cipta Sandang (fiktif)
Pabrik Tenun Cipta Sandang, Majalaya, Kabupaten Bandung (fiktif) · user · engaged
Laboratorium Kalibrasi & Pengujian Kelistrikan Nusantara (fiktif)
Laboratorium kalibrasi terakreditasi (fiktif) · research · engaged
PT Roti Mekar Pangan (fiktif)
PT Roti Mekar Pangan, Sidoarjo (fiktif) · user · engaged
CV Mulia Plastik Kemasan (fiktif)
CV Mulia Plastik Kemasan, Tangerang (fiktif) · user · engaged
PT Voltara Integrasi Sistem (fiktif)
PT Voltara Integrasi Sistem, Bekasi (fiktif) · industry · committed
PT Surya Efisiensi Energi (fiktif)
PT Surya Efisiensi Energi, Jakarta (fiktif) · industry · committed
CV Daya Mandiri Elektrik (fiktif)
CV Daya Mandiri Elektrik, Surabaya (fiktif) · industry · engaged
PT Elektronika Presisi Nusantara (fiktif)
PT Elektronika Presisi Nusantara, Batam (fiktif) · supplier · committed
CV Sensor Arus Nusantara (fiktif)
CV Sensor Arus Nusantara, Bandung (fiktif) · supplier · committed
Distributor Komponen Elektronik Asia (fiktif)
Distributor Komponen Elektronik Asia, Jakarta (fiktif) · supplier · engaged
Andi Pratama
Team lead · Technical
Farhan Hakim (contoh)
Operations
Laras Wulandari (contoh)
Business
Dimas Aryanto (contoh)
Sales
Didampingi program Program Demo 2026 · Institusi Demo.
Sertifikasi produk kelistrikan lebih lama dari rencana
Severity 12/25Mitigation: Uji pra-sertifikasi sudah lolos; pendampingan laboratorium mitra; pengiriman massal hanya setelah sertifikat keluar, pemasangan pilot memakai unit pinjam.
Ketergantungan pada beberapa mitra penjualan
Severity 12/25Mitigation: Target 6–8 mitra, pilot 3 bulan per mitra, harga mitra tetap, dan tim penjualan langsung sebagai cadangan.
Pabrik enggan menyambungkan data ke cloud
Severity 9/25Mitigation: Penyimpanan lokal 72 jam, enkripsi, penjelasan keamanan tertulis untuk tim IT pabrik, dan opsi akses baca-saja.
Pasokan komponen impor dan kurs
Severity 9/25Mitigation: Stok penyangga 3 bulan, dua sumber untuk IC pengukur dan modul radio, harga sensor dikunci kontrak.
Penghematan di bawah janji sehingga pelanggan berhenti berlangganan
Severity 9/25Mitigation: Laporan penghematan bulanan, pilot dengan baseline, dan penyesuaian aturan relay bersama manajer pabrik.
Piutang mitra 30–60 hari menekan arus kas
Severity 9/25Mitigation: Uang muka 20% pada pesanan mitra, modal kerja dan cadangan Rp460 juta.
Akurasi bergeser pada beban berharmonik tinggi (motor berinverter)
Severity 8/25Mitigation: Kalibrasi per rentang arus, uji sampel tiap batch di jig, dan uji ulang tahunan oleh laboratorium terakreditasi.
Dokumen yang dipilih tim untuk dibagikan di Hub.
Interested in WattWise?
Tim WattWise membuka diri untuk pendanaan ekuitas / convertible note, pilot dengan pabrik dan kawasan industri, distribusi lewat integrator & esco.
Tim PosyanduScan · Institusi Demo
Funding ask
Rp2,4 M
Tim KasirAI · Institusi Demo
Funding ask
Rp180 jt
Tim Lapisbumi · Institusi Demo
Funding ask
Rp9 M